Jumat, Agustus 6, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Oknum Karyawan Minimarket Ketahuan Merekam Konsumen di Kamar Mandi

SAMARINDA – BP (29), karyawan minimarket di Jl Pelita, Sungai Pinang Dalam, kini harus berurusan dengan pihak berwajib. Musababnya, dia tertangkap basah merekam wanita di dalam kamar mandi menggunakan kamera ponsel.

Tindakan BP diungkap korban sendiri, AA (23) pada Kamis (24/6/6) dini hari. AA menceritakan, bersama sang kakak, malam itu dia berangkat dari Bontang menuju Samarinda. Di tengah perjalanan AA kebelet ingin buang air kecil. Akhirnya mobil berhenti di minimarket yang malam itu dijaga BP serta seorang rekannya.

Saat AA mengutarakan keinginannya menggunakan kamar kecil, BP tak langsung mempersilakan. Dia masuk WC terlebih dahulu, dengan alasan memeriksa apakah ada orang di dalamnya.
Setelah BP keluar, AA yang tak menaruh curiga, langsung masuk. Kecurigaan AA muncul, saat secara tak sengaja matanya melihat sekelebat sinar muncul dari tempat sampah WC.

Penasaran, dia lantas mengorek isi tempat sampah yang sebagian besar berisi tisu itu. Kekagetan korban menjadi-jadi tatkala mendapati sebuah ponsel dalam kondisi kamera menyala. Korban lantas menceritakan hal ini pada sang kakak yang menunggu di mobil.

BP yang didatangi AA dan kakaknya sempat membantah itu ponsel miliknya. Namun setelah didesak, dia akhirnya mengaku. Pengakuan ini memicu amarah kakak perempuan AA yang langsung memukul pria warga Sungai Kapih itu dengan ransel.

“Pelaku (BP) sempat tak mengaku, tapi setelah kita desak terus, dia mengaku itu HP miliknya,” kata AA sambil menangis.
Kepada petugas yang memeriksanya, kata Kapolsek Sungai Pinang Kompol M Jufri Rana, selama 1,5 tahun bekerja, pelaku sering melakukan hal tidak senonoh ini.

Bahkan sempat kepergok korban lain, tapi diselesaikan secara damai dengan catatan BP takkan mengulangi perbuatannya.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, menurut Kapolsek, kasus ini dilimpahkan ke Polresta Samarinda. (jai/red)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PPKM Level 4 Diperpanjang, Pelayanan Disdukcapil Samarinda Sepenuhnya Online

0
SAMARINDA - Kota Samarinda termasuk dalam 8 daerah di Kalimantan Timur yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Konsekuensi dari hal ini...

Gubernur Isran Harap Insentif Nakes Dapat Ditanggung Pemerintah Pusat

0
BALIKPAPAN – Permasalahan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang sudah tidak ditanggung lagi oleh pemerintah pusat, menjadi salah satu poin penyampaian Gubernur kaltim, Isran...