spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Komisi I Minta Pembahasan APBD Mengedepankan Azas Kehati-hatian

SAMARINDA – DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim telah menyetejui Ranperda APBD Kaltim 2024 sebesar Rp17,20 triliun. Meski angka ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah APBD Kaltim, DPRD Kaltim memberikan catatan.

Sebagaimana yang dikatakan Ketua Komisi I, Baharuddin Demmu, azas ke hati-hatian harus dinjunjung tinggi dalam keberlangsungan pembahasan terkait APBD. Apalagi, ujarnya terjadi penambahan anggaran Rp2,1 triliun pada APBD Kaltim.

“Ada catatan, menyangkut penambahan Rp2,1 triliun. Catatannya selama menjadi DPRD baru kali ini kita menambah anggaran pada saat nota keuangan sudah disampaikan, segi aturan tidak ada problem, tetapi terjadi perdebatan,” terang Demmu.

Untuk itu Politisi PAN tersebut meminta, saat berkonsultasi ke Kemendagri, terkait penambahan tersebut harus disampaikan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Sehingga langkah terakhir saya mengingatkan kita semua, pada saat konsultasi ke Kemendagri ini harus disampaikan. Hanya ingin mengingatkan saja, bentuk kehati-hatian saya, agak-agak khawatir saja,” tandas Demmu. (eky/adv/dprdkaltim)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.