spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bahan Pokok Jelang Ramadan Dijamin Aman, Stok Minyak Goreng Hingga 53 Hari 

SAMARINDA- Komisi II DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kaltim membahas stok sejumlah bahan pokok menjelang bulan puasa.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Disperindakop UMKM Provinsi Kalitm M Yadi Robyan Noor, sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng, kedelai, daging sapi, tepung terigu termasuk juga gas elpiji, dipastikan stoknya aman.

Semisal, untuk minyak goreng yang saat ini telah ditentukan harga eceran terendahnya yakni Rp. 11.500/liter untuk minyak goreng curah, Rp 13.500 untuk minyak goreng kemasan sederhana dan Rp 14.000 untuk minyak goreng kemasan premium. Berdasar kajian dari Disperindakop UMKM Kaltim, stok minyak goreng aman hingga 53 hari mendatang, dimana realisasi yang telah diterima sebanyak 1.674.681 liter untuk seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

“Berdasar data, ketersediaan minyak goreng aman. Khusus pasar modern bisa saja kosong karena distribusi biasanya per 3 hari, barang ada logistiknya saja. Tiga dirjen ada disini (Kaltim), ada Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Dirjen Tata Niaga dan Dirjen Impor mereka untuk memastikan (bahan pokok) yang dari Jawa sampai di Kaltim. Jangan lupa yang nimbun ada sanksi,” terangnya (1/3/2022).

BACA JUGA :  Puncak Karhutla Diprediksi Mei, Presiden Minta Kaltim Antisipasi, Isran Siapkan 2.500 Personel

Bahan pokok lainnya seperti kedelai, menurut Roby stoknya juga aman, meski ada kenaikan harga. Kenaikan harga, ucapnya karena tingginya permintaan sedangkan produksi kedelai di sejumlah negara produsen menurun.

“Selama ini kita impor kedelai. Brazil produksinya menurun. Permintaan lagi tinggi, Cina pakai kedelai untuk peternakan. Yang jelas aman, yang penting stok ada,” terangnya.

Sama halnya seperti gas elpiji yang mengalami kenaikan. Menurutnya, hal ini lumrah terjadi apalagi menjelang Ramadan. Yang terpenting menurutnya kenaikan hanya terjadi pada gas elpiji non-subsidi, sehingga ia meminta masyarakat tak perlu khawatir.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang, meminta masyarakat tetap tenang dan tak perlu melakukan panic buying (pembelian panik). Menurutnya, bila sesuai data yang disampaikan Disperindakop UMKM Kaltim, sejumlah bahan pokok aman menjelang dan setelah bulan puasa.

Veridiana Huraq Wang Ketua Komisi II DPRD Kaltim

“Intinya masyarakat tidak perlu khawatir berlebih karena bahan pokok kita cukup. Masyarakat kadang mendapat informasi yang tidak pas dan panic buying, padahal menurut data cukup aman,” ucapnya selepas rapat dengar pendapat, Selasa (1/3/2022).(eky)

BACA JUGA :  Borneo FC vs PSM Makassar: Duel Ketat di Babak Pertama Laga Liga 1
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img