spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Timbulkan Bau dan Cemari Lingkungan, Warga Laporkan PT PAR ke DLH

BALIKPAPAN – Sebuah perusahaan pengoalahan limbah sawit atau yang dikenal dengan minyak kotor (Miko) yang berada di Jalan Soekarno Hatta Km 19, Balikpapan Utara diduga telah mencemari lingkungan warga.

Ketua RT 19 Kelurahan Karang Joang, Sofyan mengatakan, selain bau yang menyengat limbah hasil pengolahan juga mencemari lingkungan sekitar.

“Baunya ini sudah warga rasakan setahun ini, akibat pengolahannya,” ujarnya, Kamis (11/5/2023).

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, perusahaan pengelola limbah sawit PT  PAR, pembangunannya dilakukan di kawasan hijau atau pemukiman, bukan dilakukan dikawasan industry.

“Memang ada izinnya tapi hanya izin domisili dari kelurahan, awalnya datang bilangnya hanya mengelola limbah sawit, kami kan tidak ngerti,” jelasnya.

Selain itu, limbah hasil pengolahan miko ini dibuang begitu saja dalam kolam kecil yang jika hujan akan meluap dan dikhawatirkan akan mencemari Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar yang masuk ke dalam Waduk Manggar yang selama ini menjadi sumber air baku PTMB atau PDAM Kota Balikpapan.

Atas pengaduan warga tersebut, Tim Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan DLH Kota Balikpapan didampingi Lurah Karang Joang, Maryana melakukan pengecekan di lapangan.

BACA JUGA :  IRT di Balikpapan Simpan 57,12 Gram Sabu, Coba Lari dari Kejaran Polisi

Dilapangan ditemukan dua tangki besi pengolahan dengan kapasitas 5.000 liter, kemudian juga tangki palstik IBC 1.000 liter yang berisi miko yang belum diolah dan sejumlah drum serta tangki lainnya, termasuk mesin pompa.

Dilokasi ini juga ditemukan ceceran limbah dan kolam kecil penampungan limbah yang dibuat saluran kecil yang dibuang entah kemana.

Kasi Pengaduan dam Penyelesaian Sengketa Lingkungan, Nisfiatul Layli mengatakan, kedatangan timnya ke lokasi karena adanya aduan dan laporan warga. “Sementara laporannya warga mengalami gangguan polusi udara, berupa bau yang menyengat. Sedangkan untuk perizinan, kami akan berkordinasi dengan instansi yang bersangkutan,” ujarnya.

Ketika diitanya hasil sidak di lapangan, Nisfiatul  mengaku jika di lihat pengolahan limbahnya memang kurang baik, dimana harusnya ada tiga kolam pengolahan limbah sebelum dibuang ke saluran pembuangan. “Kita masih akan pelajari dokumennya, semua ya,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas lapangan PT PAR Balikpapan, Adam mengatakan, pabrik pengolahan limbah miko ini sudah berjalan selama 1 tahun. Dan miko ini didapat dari sejumlah perusahaan kepala sawit yang ada di Kaltim dan Kasel. “Hasil pengolahan berupa CPO, kami kirim ke pembeli menggunakan tangki,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sudah Sepekan 7 Rumah di Griya Permata Asri Terendam Air

Adam juga enggan berkomentar banyak, karena menurutnya ia hanya seorang pengawas lapangan saja, sedangkan untuk hal ini masih ada yang bertanggungjawab diatasanya. “Saya takut komentar mas, taku salah, silakan hubungi Pa Syahril saja,” ujarnya lagi sambil berlalu.

Minyak Kotor (Miko) adalah minyak limbah dari sisa pengelolahan kelapa sawit menjadi minyak CPO yang diolah oleh Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), ternyata limbah ini dibidik oleh para pembisnis dari kalangan lokal maupun luar dengan harga yang bersaing.

Minyak limbah itu sendiri terdapat di kolam pabrik pengolahan kelapa sawit yaitu kolam 1 – 2 – 3. yang dihasilkan oleh Pabrik Kelapa Sawit. Limbah cair ini bisa dimanfaatkan, apabila dikelola dengan baik dan benar maka dapat diproses menjadi bahan baku Biodiesel.

Miko Sawit sendiri apabila tidak ditangani dengan benar dapat menjadi sumber utama pencemaran lingkungan dan apabila memasuki sumber air, maka dapat mengurangi kadar oksigen yang ada didalam air tersebut.

Untuk harga Minyak limbah itu sendiri, dihargai cukup lumayan menggiurkan. Karena, harga per/kg nya mencapai Rp 2.500-3.500, hal inilah pengusaha dibidang bisnis Miko berlomba-lomba mencari minyak tersebut. (Bom)

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Sabu di Sachet Kopi Instan dan Kotak Susu Formula
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img