spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Soroti Pembangunan Dermaga Wisata, Joha : Warga Bagian dari Sejarah, Pemkot Harus Cari Alternatif Lain 

SAMARINDA – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal sebut pembangunan dermaga wisata di Samarinda tidak dapat memisahkan masyarakat yang merupakan bagian daripada sejarah. Terutama alasan untuk meramaikan wisata sejarah kerap kali dipakai Pemerintah Kota Samarinda untuk melakukan pembangunan dermaga tersebut.

Joha yang merupakan perwakilan Dapil Samarinda Seberang mengatakan pembangunan dermaga wisata ini masih belum memiliki kejelasan rencana pembangunannya. Namun wacana pembangunannya telah mulai dilakukan. Tujuannya, untuk mengarahkan kapal-kapal wisata ke Kelurahan Masjid yang memiliki sejarah pertama berdirinya masjid di Kota Samarinda.

Ia jelaskan daerah tersebut berbeda dibanding daerah pinggir sungai lainnya. Menurutnya, Pemkot Samarinda harus benar-benar  mempertimbangkan normalisasi kawasan pinggir sungai di perkampungan tersebut, terutama dalam sejarahnya masjid pertama didirikan merupakan dampak dari hadirnya perkampungan di daerah tersebut. Termasuk sejarah bagaimana Daeng Mangkona membawa pengaruh keislaman dan mendirikan perkampungan di daerah tersebut.

“Sehingga semua yang terlibat dalam  perkampungan tersebut merupakan bagian daripada sejarah,”terangnya.

Joha juga menekankan terdapat perbandingan dampak yang signifikan antara warga yang bertempat tinggal  di daerah darat dan berada di pinggir sungai. Terlebih sungai merupakan bagian dari kehidupan setiap warga secara turun-temurun. Walaupun Pemerintah Kota Samarinda memiliki hak untuk melakukan pembangunan namun harus mempertimbangkan dampak sosial tersebut.

Maka, lanjut dia, sebaiknya Pemkot Samarinda  tidak melakukan penggusuran perkampungan jika ingin meningkatkan nilai wisata budayanya. Menurutnya, Pemkot Samarinda harus memiliki alternatif lain dalam melakukan pembangunan tersebut. Tidak semua hal harus melalui penggusuran.

“Pasti ada alternatif lain,  tidak harus melalui penggusuran,” pungkasnya.

Reporter: Nelly Agustina
Editor: Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img