spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PKM Kampung Bugis Pindah Desember di Jalan Mangga II

TANJUNG REDEB – Relokasi Pusat Kesahatan Masyarakat (PKM) Kampung Bugis Kelurahan Gayam dilakukan tahun ini. Lokasinya di kantor bekas Disdukcapil Berau Jalan Mangga II. Saat ini sedang dilakukan pembongkaran bangunan lama.

Kasi Sumber Daya Manusia dan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Jemmy menyampaikan, hal itu dilakukan setelah menganalisa bahwa lokasi PKM Kampung Bugis saat ini sudah tidak layak dan dibawah standar yang ada. Makanya pihaknya melakukan pembangunan bangunan baru yang sesuai standar.

“Berdasarkan SK Bupati Berau menunjuk bekas kantor Disdukcapil Berau di Jalan Mangga II yang sempat ditempati sebagai PB Porprov Kaltim menjadi lokasi baru PKM Kampung Bugis,” jelasnya, Senin (14/8/2023).

Terlebih PKM Kampung Bugis saat ini masih tipe lama sehingga banyak ruangan yang bergabung. Diakuinya memang ada beberapa kegiatan yang digabunhkan dalam satu ruangan. Tapi di lokasi yang baru tentunya akan jauh lebih baik dan memenuhi ketentuan. Karena ruangannya juga lebih representatif.

Dijelaskannya, saat ini sudah dalam tahap persiapan pelaksanaan kegiatan. Kontraktor sedang melakukan pembongkaran bangunan lama. Tentunya ruangan yang akan dibangun sudah sesuai dengan prototipe nasional.

BACA JUGA :  Pasal 411 KUHP Tentang Perzinahan, Dikhawatirkan Berdampak pada Sektor Pariwisata Berau

“Jadi desain PKM yang baru dibangun berdasarkan pedoman pembangunan fasyankes prototipe nasional. Seperti ruangan infeksius dan non infeksius jelas akan dipisah,” katanya.

Pembangunan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya perencanaan awal membutuhkan anggaran sebanyak Rp 11 miliar hanya disetujui sebanyak Rp 6,1 miliar saja. Hanya mengakomodir bangunan gedungnya dan belum termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kendati IPAL belum ada fisiknya, pengelolaan limbah cair maupun padat tetap dirancang dan didesain sesuai standarnya. Melalui safety tank kedap yang tidak terserap ke dalam tanah. Nantinya setelah ada IPAL akan ditarik untuk diolah.

“Karena anggaran terbatas jadi dilakukan secara bertahap. Kalau kami inginnya sekaligus sampai pembangunan pagar dan IPAL-nya ternyata tidak bisa diakomodir semuanya,” jelasnya.

“Yang penting bisa berfungsi dulu tapi tidak menyalahi fungsi PKM itu sendiri. Mulai dari pendaftaran sampai pengambilan obat tetap bisa dilakukan,” imbuhnya.

Pekerjaan tersebut memakan 145 hari kerja, targetnya pertengahan Desember 2023 sudah selesai dan bisa pindah segera. Serta tenaga kerja kesehatan yang ada masuk kembali. Terkait penambahan, ke depan akan dianalisis kebutuhan tenaga kerja setiap tahunnya.

BACA JUGA :  Makmur: Acara Adat dan Budaya di Kaltim Kini Punya Payung Hukum

“Jadi setiap PKM akan melakukan analisi jabatan, rencana kebutuhan tenaga kerja, baru diikuti dengan pemenuhan tenaga kerja,” terangnya.

Sementara, lokasi PKM Kampung Bugis yang berada di Jalan Haji Isa I, rencananya akan dipakai oleh UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Berau, setelah relokasi selesai.

“Nantinya juga UPT Labkesda Berau yang ada di Jalan Manggis akan menjadi PKM Tanjung Redeb,” tandasnya. (mnz/dez)

Pewarta: Amnil Izza, Editor: Dezwan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img