spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lupa Matikan Kompor, 20 Rumah di Samarinda Ludes Dilalap Api

SAMARINDA – Warga di Jalan RE Martadinata, Gang Sederhana, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu terpaksa bersedih.

Bagaimana tidak, sehari sebelum Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah, rumah mereka malah rata dengan tanah usai diamuk si jago merah.

Para korban meratapi rumah mereka yang hangus dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (28/6/2023) sekitar pukul 10.30 wita.

Saat kejadian, hampir seluruh warga yang berada di lokasi berhamburan keluar rumah dan menyelamatkan barang berharga mereka. Isak tangis dan teriakan warga meminta air pun terdengar di lokasi kejadian.

Dari data yang dihimpun, kobaran api diduga berasal dari salah satu rumah seorang warga bernama Selvi.

Yanto yang merupakan warga Gang Sederhana mengaku kala itu ia melihat adanya kobaran api dari dalam rumah Selvi.

“Saya lihat itu langsung sama istri keluar rumah, untungnya rumah saya tidak kena. Api itu dari rumahnya si Selvi, dia masak air tapi ditinggal jemput anaknya, lupa matiin kompor. Pas pulang api sudah membesar,” ucap pria berusia 67 tahun itu.

BACA JUGA :  PPKM Diperpanjang Hingga 22 Maret, Gubernur Kaltim Keluarkan Instruksi Nomor 2 Tahun 2021

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan bahwa dalam peristiwa itu, sedikitnya terdapat 23 rumah yang terbakar.

“Rata-rata rumah terbuat dari material kayu sehingga api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya,” ungkapnya.

Meski begitu, dikatakan Hendra tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hanya saja, kerugian materi diperkirakan cukup besar, sebab melihat dari banyaknya rumah yang ludes terbakar.

“Tidak ada korban, kurang lebih 1,5 jam api berhasi dikuasai 5 posko komando diterjunkan,” jelas Hendra.

Untuk mencari tahu penyebab pastinya kebakaran ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Untuk penyebab pastinya kebakaran ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” tutup Hendra. (vic)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img