spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Indonesia Justice Conference 2023 di Bali: Hadirkan Advokat Internasional Mark Mudri

DENPASAR – Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI) akan menggelar acara Indonesia Justice Conference (IJC) 2023. Kegiatan ini bertujuan membawa perubahan melalui praktik hukum yang berkualitas dan keadilan yang menyeluruh di Indonesia.
Untuk menjalankan visi ini, acara yang akan diadakan pada akhir Juni hingga awal Juli 2023. Yang menarik, hadirnya advokat internasional terkenal, Mark Mudri, yang akan didaulat sebagai narasumber utama.

Provinsi Bali telah dipilih sebagai tuan rumah IJC 2023, dengan lokasi acara berada di Menorah Hall Lembah Pujian-Denpasar. Dalam rapat panitia PPHKI pada Sabtu (27/5/2023), Eka Febriyanti, bendahara IJC, mengungkapkan bahwa sumber dana penyelenggaraan acara ini berasal dari penggalangan dana, biaya pendaftaran peserta, janji iman panitia, dan dukungan sponsorship. Selain itu, donasi dari klien panitia juga turut membantu pendanaan acara ini.

PPHKI memiliki misi untuk memperkuat dan memberdayakan para profesional hukum serta calon profesional di bidang hukum, dan juga menjaga profesionalisme, kebebasan, dan integritas mereka.

IJC 2023 akan menjadi platform yang tepat bagi praktisi hukum dan mereka yang sedang belajar ilmu hukum untuk ikut serta dan memperoleh wawasan dari para narasumber luar biasa.

BACA JUGA :  Hadirnya IKN, Jakarta Tetap Berstatus Daerah Khusus

Salah satu narasumber utama yang akan tampil adalah Mark Mudri, seorang advokat internasional ternama dan ketua dewan Advokat Internasional Global.

Mark Mudri telah berpengalaman sebagai advokat selama 33 tahun dan merupakan seorang pendoa dunia beragama Kristen. Mark Mudri juga dikenal memiliki kontribusi signifikan dalam memecahkan konflik melalui solusi Kristen yang disebut Peacewise dan sebagai pendiri Kingdom Facilitation Center (KFC), serta menara doa bernama Lighthouse di Adelaide.

Mark Mudri juga telah menjadi konsultan, penasehat, dan advokat untuk komunitas gereja, bisnis nirlaba, dan berbagai isu sosial, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kesehatan mental remaja, kepemimpinan, dan perawatan disabilitas.

Selain itu, ia juga telah menerima penghargaan sebagai Good Samaritan (orang Samaria yang baik) saat Konferensi Global Advocates Internasional di Washington DC pada tahun 2008.

Karier Mark Mudri telah membawanya menjadi pemimpin delegasi di beberapa negara, termasuk Singapura, Malaysia, Hong Kong, Indonesia, Afrika Selatan, London, Dallas, dan Washington DC. Ia juga menjadi pembicara pada berbagai konferensi internasional dan fungsi walikota di Adelaide.

BACA JUGA :  Pemerintah Daerah Diminta Percepat Vaksinasi Kelompok Rentan, Sudah 138.119.613 Penduduk Indonesia Divaksin

Dengan kehadiran Mark Mudri sebagai narasumber utama, diharapkan IJC 2023 dapat menjadi sebuah platform yang menjanjikan bagi para pemangku kepentingan hukum dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan di Indonesia. (WR)

16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img