spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gantikan Yulianus Palangiran, M Amin Dilantik Jadi Anggota DPRD Kutim

SANGATTA – M Amin resmi menyandang status anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggantikan anggota DPRD Kutim Yulianus Palangiran yang memilih berganti bendera partai politik.

M Amin dilantik dalam Rapat Paripurna ke-2 Tahun 2022-2023 mengenai pengucapan sumpah pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Kutim sisa masa jabatan 2019-2024.

Penyematan status M Amin sebagai wakil rakyat, telah melalui proses dan tahapan administrasi dan kepartaian. Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Timur nomor 100.1.4.2/04/W.POD.II/2023 tentang pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Kutim yakni Yulianus Palangiran dari kedudukannya sebagai Anggota DPRD Kutim masa jabatan 2019/2024 dan berdasarkan nomor 100.1.4.2/05/W.POD.II/2023 tentang peresmian pengangkatan PAW M Amin sebagai anggota DPRD Kutim masa jabatan 2019-2024.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kutim, Joni mengucapkan selamat datang kepada M Amin sebagai anggota DPRD yang baru dari Fraksi Demokrat.

“Semoga dengan telah bergabung secara resmi pada hari ini, DPRD Kutim semakin solid ke depan. Permasalahan yang kami hadapi bersama demi kepentingan masyarakat sangatlah berat dan semakin kompleks. Dengan demikian, sangatlah dibutuhkan perhatian dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari kami semua dalam melaksanakannya,” ujar Joni, Jumat (10/3/2023).

BACA JUGA :  Pahami Pedoman Berita, Diskominfo-Staper Kutim Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Multimedia

Dijelaskannya, kebersamaan langkah dan pandangan hendaknya disikapi dengan arif dan bijaksana. Sehingga, segala permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat, tepat dan berhasil sesuai dengan yang diinginkan.

M Amin resmi menggantikan posisi Yulianus Palangiran di kursi DPRD Kabupaten Kutim sisa masa jabatan 2019-2022. (Ramlah/Media Kaltim)

“Segala perbedaan pendapat dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat jaganlah dijadikan perdebatan yang panjang dan jurang pemisah di antara kita semua, tapi hendaknya kami musyawarahkan untuk mencapai kata mufakat,” tutur Joni.

Menurut Joni, kemajuan Kutim ke depan merupakan tekad atau komitmen eksekutif dan legislatif bersama koordinasi pimpinan daerah Kutai Timur, serta elemen masyarakat lainnya.

Sementara M Amin yang ditemui usai dilantik mengucapkan rasa syukur atas proses pengambilan sumpah yang berjalan dengan lancar.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada DPC Partai Demokrat Kutim yang telah mendukungnya. “InsyaAllah saya akan bekerja sesuai dengan tupoksi saya, ada beberapa program di masyarakat terkait sarana prasarana umum,” tandasnya. (ref)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img