spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Paser Turun Tangan, Sikapi Buruknya Pelayanan Perumdam Tirta Kandilo

PASER – Pelayanan distribusi air bersih oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo akhir-akhir ini jadi keluhan masyarakat. Pasalnya, beberapa kejadian seperti kualitas air yang tidak layak digunakan hingga mulai jarang dialiri dialami para pengguna.

Hal ini bahkan sampai ke telinga Bupati Paser, Fahmi Fadli. Sehingga, Kepala Daerah itu langsung menemui pihak manajemen salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Paser tersebut untuk mengurai masalah yang dihadapi.

“Ada kualitas air yang disalurkan masih jauh dari kata layak, warnanya keruh dan berlumpur,” kata Fahmi.

Belum lagi masalah pembayaran tagihan air yang dinilai terlalu tinggi, sementara tidak sesuai dengan pemakaian. Menurutnya, Perumdam Tirta Kandilo harus duduk bersama mencari solusi atas permasalahan yang dialami masyarakat tersebut.

“Ini perlu dipecahkan dan dicarikan solusinya agar tidak berlanjut,” kata Fahmi.

Fahmi menekankan, agar Perumdam Tirta Kandilo harus kembali pada tujuan awal terbentuknya, sebagai penyedia jasa air minum. Manajemen diminta segera menyusun rencana pembangunan jangka pendek dan menengah.

BACA JUGA :  Dishub Paser Gelar Pemeriksaan ODOL, Tapi Tidak Ditindak

Direktur Perumda Tirta Kandilo, Suryanto Agustono menjelaskan, beberapa faktor permasalahan tersebut, penyebabnya akibat kondisi air baku yang saat ini semakin buruk. Terutama saat musim hujan air akan menjadi lebih keruh dan saat kemarau volume air baku mengalami pengurangan.

“Kami memerlukan penambahan instalasi jaringan air bersih dan peremajaan jaringan pipa di wilayah kota sekitar Kelurahan Tanah Grogot,” kata Agus.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Paser, Adi Maulana meminta, agar pihak Perumdam Tirta Kandilo membuat perencanaan pembangunan instalasi baru dan pelaksanaan peremajaan pipanisasi.

“Dengan segala permasalahan yang ada, harus segera dilakukan penyusunan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang, sehingga permasalahan air bersih ini bisa teratasi,” kata Adi.

Dewan Pengawas Perumda Tirta Kandilo Ina Rosana menegaskan, pihaknya bersama manajemen Perumdam Tirta Kandilo telah berkoordinasi untuk melaksanakan setiap arahan bupati Paser. Di antaranya, berkaitan dengan penempatan sumber daya manusia (SDM) yang tepat.

Kemudian melaksanakan penyusunan perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang. “Segera kami lakukan persiapan, terutama pada ketersediaan SDM yang berkompeten, sehingga benar-benar mampu melaksanakan pelayanan penyaluran air bersih kepada masyarakat,” kata Ina. (bs)

BACA JUGA :  Peningkatan SDM dan Promosi Jadi Gebrakan Direktur Budparekraf OIKN Nusantara yang Baru.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img