spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bandara Juanda Mendadak Ditutup, Pesawat dari Samarinda Dialihkan ke Bali

DENPASAR – Pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU641 tujuan Samarinda – Surabaya, Minggu (22/5) tadi mendadak dialihkan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, di Denpasar, Bali.  Pesawat yang bertolak dari Bandara APT Pranoto Samarinda pukul 09.39 Wita itu seharusnya tiba di Bandara Juanda pada pukul 10.00 waktu setempat.

Pesawat sempat berputar-putar di atas wilayah Surabaya sebanyak 4 kali hingga kemudian pesawat langsung tancap gas dan kembali menambah ketinggian. Tak lama kemudian, pilot dalam penerbangan tersebut dari ruang kemudi menyampaikan pesawat terpaksa dialihkan ke Bandara Denpasar karena ada pesawat yang ambles di Bandara Juanda Surabaya. Sehingga landasan pacu tidak bisa dilalui.

Dari informasi yang dihimpun media ini dari awak kabin, pesawat yang kandas atau ambles itu adalah Batik Air yang seharusnya akan lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya.

Hingga berita ini diturunkan, pesawat Super Air Jet nomor penerbangan IU 641 masih berada di Denpasar, Bali bersama 8 pesawat lainnya yang mengalami nasib sama.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim Endro S. Efendi yang ikut dalam penerbangan tersebut menyampaikan, awalnya tidak ada yang aneh dalam penerbangan itu. “Di atas Surabaya, pesawat sempat berputar 4 kali. Kemudian diumumkan dialihkan ke Denpasar,” sebut Endro.

Di Bandara Denpasar penumpang hanya menunggu di atas pesawat udara. “Ini masih menunggu pengumuman. Kapan bisa diberangkatkan lagi,” kata Endro. (mk)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Laga Arema vs Persebaya Rusuh, 127 Suporter-Polisi Tewas di Stadion Kanjuruhan

0
MALANG - Sebanyak 127 orang terdiri dari suporter Arema dan anggota polisi menjadi korban tewas dalam kerusuhan Kanjuruhan Malang, Minggu (2/10/2022). Kerusuhan tersebut terjadi...

Viral Tak Hafal Pancasila, Anang Mundur dari Jabatan Ketua DPRD Lumajang

0
SURABAYA - Ketua DPRD Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin mendadak mundur dari jabatan usai videonya viral karena tak hafal teks Pancasila saat menemui massa Himpunan...