spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggaran Rp 1,5 T Hanya untuk Kutim, Irwan Tinjau Perbaikan Jalan Poros Sangatta-Bontang

SANGATTA – Beberapa ruas jalan yang berstatus jalan nasional tengah dalam perbaikan. Dalam kesempatan kunjungan kerja (kunker) ke Kutai Timur, anggota DPR RI dapil Kaltim, Irwan sempat meninjau perbaikan jalan di Jalan Poros Sangatta-Bontang Kilo 1 dan 2, mulai Jembatan Pinang-Patung Burung sampai Simpang SPBU Sangatta Selatan.

Disela peninjauan, politisi Partai Demokrat ini didampingi supervisor engineer paket Bontang-Sangatta-Berau, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Agus Arifin. Kepada Irwan, Agus menjelaskan perbaikan yang dilakukan adalah proses rekonstruksi rigid beton dengan ketebalan 30 sentimeter. “Penanganannya sementara ini yang mau dilaksanakan 200 meter dari jembatan pinang,” jelasnya, Minggu (26/6/2022).

Total terdapat 400 meter jalan nasional yang dalam proses pengerjaan, 100 meter lainnya mulai dari patung burung hingga SPBU Poros Sangatta-Bontang. Kemudian 100 meter sisanya di kawasan Batota Poros Sangatta-Bengalon.

Pengerjaan, lanjut Agus, dilakukan bertahap dengan target penyelesaian 2 minggu per satu jalur, atau satu bulan untuk pengerjaan keseluruhan. “Estimasi pengerjaan satu bulan untuk kedua jalur,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas Resmi Dibuka Mulai 20 Februari, Cek Alur Pendaftarannya

Tak berhenti sampai di situ, pengerjaan jalan akan dilanjutkan dengan Kontrak Tahun Jamak (Multiyears) di kedua sisi jalan termasuk drainase. “Jadi kita sebenarnya tahun ini (2022) sampai tahun depan itu ada multiyears. Reservasi dari (jalan) Bontang-Sangatta kemudian Sangatta-Simpang Perdau, total keseluruhan,” jelasnya.

Agus memastikan ruas jalan nasional ini akan tersambung mulus akhir tahun 2023. “Ada beberapa ruas yang tuntas akhir tahun 2022 ini, tetapi beberapa ruas memang harus multiyears sampai tahun 2024,” ucapnya.

Irwan mengakui jika pembangunan jalan nasional saat ini sudah sangat jelas, apalagi mulai tahun ini sampai tahun depan akan menghabiskan anggaran Rp 1,5 triliun, dan ini pertama kali terjadi di Kutim. “Anggaran satu setengah triliun itu, hanya di Kutai Timur. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Selama puluhan tahun tidak pernah,” tegas Irwan.

Karena itu, dirinya meyakini kedepan jalan nasional di wilayah Kutim akan semakin lebih baik, karena sebagian besar jalan akan dibeton. “Lokasi-lokasi yang rusak berat akan kami beton sehingga kita bisa mengubah paradigma yang lama dari jalan rusak menjadi jalan yang berkeselamatan,” tandasnya.

BACA JUGA :  Investasi Cerdas dan Berkah Bersama Bankaltimtara Syariah

Sementara, Agus menyebutkan pekerjaan rekonstruksi rigid beton dengan ketebalan 30 cm di kawasan Jembatan Pinang Panjang sekitar 200 meter itu, ditargetkan rampung selama satu bulan.

“Untuk pelaksanaannya, kalau satu lajur itu maksimal bisa dikerjakan selama satu minggu, sambil nanti menunggu umur 7 hari. Baru bisa pindah ke sisi luarnya. Dan untuk menghidari kerusakannya nanti kita rencana di bawah rigid beton ada pipa drainase keluar arah saluran,” jelasnya lagi. (ref)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img