spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Akademisi Ungkap Alasan Pentingnya Membaca Buku ‘Politik Tanpa Korupsi”

SAMARINDA – Herdiansyah Hamzah, seorang akademisi dan penulis buku “Politik Tanpa Korupsi”, mengungkapkan alasan utama mengapa membaca buku tersebut menjadi penting.

Menurutnya, tujuan utama dari membaca buku ini adalah agar para koruptor, calon koruptor, dan teman-teman mereka yang terlibat dalam korupsi menyadari bahwa cara-cara kotor dalam politik selama ini tidaklah mendidik publik.

“Sebaliknya, tindakan tersebut justru menimbulkan antipati publik terhadap politik. Banyak publik yang menilai politik sebagai sesuatu yang buruk, menjijikan, dan kotor karena kontribusi oknum politik, karena tidak memberikan contoh yang baik dalam berpolitik,” ungkapnya.

Untuk menciptakan paradigma yang baik di kalangan publik terhadap politik, elit politik harus berkomitmen untuk menjalankan politik yang bermartabat.

“Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki sistem dalam partai politik dan yang terpenting adalah menjalankan politik tanpa korupsi,” pungkas Dosen Fakultas Hukum ini.

Selain itu, tingkat korupsi seringkali tinggi di daerah yang memiliki potensi kekayaan alam yang besar. Oleh karena itu, salah satu faktor penilaian terhadap politik Kaltim hingga masuk 9 besar daerah terkorup tahun 2022, Herdiansyah memperkirakan penyebab korupsi yang pertama  adalah keterlibatan dalam korupsi terkait sumber daya alam. Selain itu, korupsi dalam pengadaan barang dan jasa juga menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat korupsi di Kaltim.

“Dan grafik politik dinasti juga semakin meningkat di Kaltim akhir-akhir ini. Dan perlu kita ketahui dinasti politik itu  bukan hanya dari segi hubungan sedarah, tetapi juga saudara, dan teman politik,” ujarnya.

Dengan membaca buku “Politik Tanpa Korupsi”, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjalankan politik yang bersih dan bermartabat. Buku ini memberikan wawasan dan pemahaman yang mendalam tentang dampak negatif korupsi dalam politik serta memberikan solusi untuk menciptakan politik yang lebih baik.

Pewarta : Hanafi
Editor : Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img