98 Pegawai Pemkot Bontang Bisa Ikut UDI Tingkat I

0
Kepala BKPSDM Kota Bontang Drs. Sudi Priyanto M.Si

BONTANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Bontang sudah memetakan jumlah pegawai di Lingkungan Pemkot Bontang yang bisa mengikuti Ujian Dinas (UDI) Tingkat I pada awal November 2020.

Mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002, menurut Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, sebanyak 98 pegawai berhak mengikuti UDI I.

Terkait bagaimana teknis pelaksanaan kegiatan nantinya, lanjut Sudi, pihaknya telah berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur. Selain dirinya, rapat yang dilaksanakan akhir September 2020 tersebut, dihadiri Kepala BKD Provinsi Kaltim Drs. Diddy Rusdiansyah Anan Dani, MM.

Sudi mengatakan, rapat bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait teknis pelaksanaan kegiatan sehingga pada hari H dapat berjalan dengan baik dan lancar. Berdasarkan PP No 99 Tahun 2000 yang telah diubah dengan PP No 12 Tahun 2002, persyaratan administratif untuk mengikuti Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah adalah:

1. Sekurang-kurangnya telah 2 (dua) tahun dalam pangkat :
a. Pengatur Tk. I (II/d) untuk Ujian Dinas Tingkat I;
b. Penata Tk.I (III/d) untuk Ujian Dinas Tingkat II;
2. Tidak sedang dalam keadaan:
a. Diberhentikan sementara dari jabatan ASN
b. Mendapat hukuman disiplin sedang atau berat
c. Cuti di luar tanggungan Negara
3. Mampu mengoperasikan komputer.
Hal ini dikarenakan penyelenggaraan kegiatan Ujian Dinas kali ini telah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)
4. Dilengkapi dokumen pendukung :
a. Usulan dari Kepala Perangkat Daerah;
b. Surat keputusan pangkat terakhir;
c. SKP 2 (dua) Tahun terakhir dengan nilai baik;
d. Pas foto berwarna menggunakan Pakaian Dinas Harian dengan latar belakang merah;

BACA JUGA :  BKPSDM: Selamat Hari Keuangan Nasional

Selanjutnya kepala BKD Provinsi Kaltim menyatakan dukungan secara penuh dalam penyelenggaraan Ujian Dinas. “Insya Allah kami akan menyiapkan bank soal pada sistem CAT yang nanti akan digunakan sebagai instrumen dalam menilai hasil ujian peserta. Sistem CAT ini juga akan menampilkan soal secara acak/ random, sehingga menutup peluang peserta saling mencontek hasil jawaban rekannya yang lain,” tutup Diddy Rusdiansyah. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini