spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

481 Pedagang Direlokasi ke Tempat Parkir, Ramadan Gedung Baru Pasar Citra Mas Difungsikan

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang telah menyiapkan beberapa rencana menyusul terbakarnya Pasar Citra Mas Loktuan, Rabu (10/2/2021). Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, mengatakan, untuk perencanaan jangka pendek, akan didirikan lapak sementara atau pasar darurat berlokasi parkiran pasar.

Selepas kepolisian selesai melakukan penyelidikan, area pasar darurat tersebut akan diperluas hingga ke lokasi pasar yang terbakar. Namun sebelum diperluas, akan dilakukan kerja bakti membersihkan puing sisa kebakaran.

Langkah lain, Pemkot melalui UPT Pasar dan kelurahan setempat, akan mendirikan posko. Tujuannya, mendata ulang pedagang yang ada di Pasar Citra Mas Loktuan, sekaligus sebagai pusat penerimaan bantuan dari berbagai pihak.

Adapun rencana jangka panjang, Pemkot tengah menyiapkan relokasi pedagang ke bangunan pasar baru yang sudah rampung pekerjaannya di akhir tahun 2020 lalu ini. Foto: istimewa

Adapun rencana jangka panjang, tambah Basri, Pemkot tengah menyiapkan relokasi pedagang ke bangunan pasar yang baru. “Harapannya sebelum Ramadan sudah bisa direlokasi semua,” kata Basri usai melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda serta instansi terkait di Kantor Kelurahan Loktuan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Asdar Ibrahim menambahkan, relokasi pedagang diawali dengan pembentukan panitia. Target pengundian lapak sambung Asdar, diharapkan bisa terlaksana pada awal Maret.

BACA JUGA :  Kapolres Puji Antusiasme Warga untuk Divaksin

Diperkirakan, jumlah lapak yang ada di lokasi baru mampu menampung seluruh pedagang di pasar lama. “Kalaupun tidak cukup nantinya, kita buat skala prioritas. Kan ada pedagang yang terkadang memiliki lebih dari satu lapak,” bebernya. Saat ini kata Asdar, bangunan pasar baru belum bisa digunakan lantaran masih ada beberapa paket pekerjaan yang belum selesai.

Di antaranya pemasangan instalasi air dan pembuangan saluran air limbah.
Dua pekerjaan tersebut beber Asdar, saat ini sudah masuk tahap lelang. “Karena adanya musibah kebakaran ini, kami akan coba koordinasikan ke ULP (Unit Layanan Pengadaan) agar bisa dipercepat prosesnya,” tandasnya. Sebanyak 481 kios hangus akibat kebakaran yang berlangsung sekitar 5 jam. Tim Inafis Polres Bontang kini tengah menyelidiki penyebab kebakaran serta asal api. (bms)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img