spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Yakub, Si Kurir Disabilitas Pengantar Dokumen Kependudukan di Kota Samarinda

SAMARINDA – Cuaca Samarinda akhir-akhir ini sangat panas, namun yak berpengaruh bagi Yakub yang merupakan penyandang disabilitas untuk tetap berkeliling mengendarai motor roda tiganya mengantarkan dokumen kependudukan  yang diambilnya dari Dinas Pendudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda.

Ya, Yakub adalah seorang kurir Disdukcapil Samarinda yang setiap harinya bertugas mengantarkan dokumen kepada masyarakat. Misalnya,  KTP, KK dan dokumen fisik lainnya.

Yakub yang ditunjuk menjadi ketua koordinator kurir Disdukcapil ini, setiap harinya membagi tugas bersama 20 orang anggotanya yang juga berprofesi sama dengannya.

“Semuanya dibagi untuk pengantaran wilayah agar tidak kesusahan dalam mengantar. Ada yang khusus di Samarinda seberang dan ada yang di Samarinda kota,” terangnya.

Untuk nilai tarif antar  KTP, KK dan dokumen lainnya tergantung jarak tempuh. “Tarifnya dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu, tergantung jarak. Kawan-kawan biasanya bawa 6 berkas, kalau produksi banyak biasanya lebih,” ungkapnya.

Dulu sebelum bekerja sebagai kurir,  Yakub mengaku sangat sulit mencari pekerjaan dengan keadaan atau kondisi fisiknya yang terbatas. “Kami sangat kesulitan untuk mencari uang buat keperluan rumah, bayar sewa rumah dan biaya sekolah anak,” akunya.

BACA JUGA :  Putusan Mendagri Jadi Acuan untuk Pelantikan Ketua DPRD Kaltim

Namun setelah adanya kerjasama antara Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Samarinda dan Disdukcapil akhirnya para disabilitas banyak terbantu.

“Dalam satu hari kami bisa mendapatkan Rp 200 ribu  hingga Rp 300 ribu, tergantung banyaknya antaran,” ujarnya.

Yakub pun tak menampik jika dirinya kerap menemukan banyak kendala setiap harinya dalam menjalankan tugasnya. Misalnya, faktor cuaca, banjir,  kondisi jalanan yang sempit dan lainnya. “Biasanya kami menelpon orang yang bersangkutan buat keluar pergi ambil,” katanya.

Dengan kondisi kehidupannya sekarang ini, Yakub mengaku sangat bersyukur dan sangat berterima kasih  kepada pemerintah Kota Samarinda.

“Kami berharap  pemerintah kota bisa membuka peluang buat bekerja di tempat lainnya seperti di kantor atau lainya agar semua disabilitas seperti kami ini dapat bekerja,” pintanya.

Selain itu,   Yakub turut berharap  kepada  penasehat  PPDI Samarinda ini agar mampu menjadikan kot Samarinda sebagai kota yang ramah dengan kaum disabilitas melalui program pemberdayaan kaum disabilitas dapat digencarkan oleh semua instansi hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. (han)

BACA JUGA :  Pj Gubernur Kaltim Resmikan e-Katalog dan Vocaboration Center di SMKN 1 Sangatta Utara

Pewarta : Hanafi

Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img