spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wagub Ajak Masyarakat Dukung Program Bangga Kencana

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan Keluarga Berencana (KB) sering dipahami dengan dua anak, padahal yang dimaksud KB adalah keluarga yang memiliki rencana hidup atau Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Dijelaskan program Bangga Kencana merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas hidup dalam lingkungan yang sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat yang difokuskan pada bina keluarga remaja.

“Program Bangga Kencana, maka pekerjaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A), bukan sekedar mensosialisasikan dua anak cukup, tetapi bagaimana mendesain sebuah keluarga yang sehat dan produktif dalam mewujudkan Generasi Emas 2045,” pesan Hadi Mulyadi saat membuka rapat tim percepatan penanganan stunting di Kaltim, beberapa hari lalu.

Hadi Mulyadi menegaskan pemahaman sejak dini Program Bangga Kencana sangat pentingnya peran keluarga di dalam menyiapkan manusia Indonesia yang unggul. Program Bangga Kencana lebih digencarkan untuk menjangkau generasi muda sampai ke desa-desa.

‚ÄúPemahaman dini akan pentingnya membangun ketahanan keluarga dapat menjadi bekal yang menentukan kualitas keluarga Indonesia ke depan, termasuk menuntaskan kasus stunting,” tandasnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kualitas Pendidik: 3 Guru SMA Bontang Berhasil Maju Tingkat Provinsi di Ajang Guru Berprestasi 2022

Ditambahkan, program Bangga Kencana yang dilaksanakan oleh BKKBN memegang peranan penting dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan yang diwujudkan melalui pembangunan terencana di segala bidang.

“Untuk menyukseskan pelaksanaan program Bangga Kencana, tentu tidak terlepas dari keterlibatan lintas sektoral, karena keberhasilan di bidang ini akan memberi landasan kuat bagi pencapaian di bidang pembangunan lainnya menjadi kekuatan kita menyongsong Indonesia Negara Maju 2045,” tegasnya.

Dengan pertumbuhan penduduk yang seimbang, lanjut Hadi Mulyadi, maka pintu bonus demografi semakin terbuka lebar dan bisa memanfaatkannya untuk tujuan pembangunan.

“Saya mengajak stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung Program Bangga Kencana, karena keberhasilannya juga berimbas pada penurunan kasus stunting di Kaltim,” pesan Hadi Mulyadi. (hms/adv/diskominfo kaltim)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img