spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wabup Mahulu Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kecamatan Long Pahangai

MAHAKAM ULU  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Mahakam Ulu memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Long Pakaq Baru, Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun mengatakan, penyerahan bantuan itu bertujuan untuk meringankan beban para korban kebakaran.

“Bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan mandi, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan peralatan tidur  seperti selimut, sarung dan tikar,” terang Yohanes Avun saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat 10/11/2023).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Yohanes Avun pada hari Rabu,(8/11/2023) kepada warga yang terkena bencana kebakaran yakni atas nama Imam Solichin.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, sambung Yohanes Avun, nanti akan ada juga bantuan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Mahulu sebesar Rp 25 juta untuk membantu membangun rumah korban kebakaran.

Ia menjelaskan kebakaran yang terjadi pada Jumat (3/11/2023) pukul 1.30 Wita itu menghanguskan satu rumah dan seisinya. Meski demikian tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Lokasi kebakaran itu berada di RT 03 Kampung Long Pakaq Baru Kecamatan Long Pahangai.

BACA JUGA :  Tanamkan Budaya Gotong Royong, Wujud Nyata Manunggal TNI bersama Rakyat

“Dari kejadian ini kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada karena di Mahulu terutama di kampung-kampung, rata-rata rumahnya berbahan kayu. Oleh sebab itu kewaspadaan kita harus tinggi sebelum meninggalkan rumah atau sebelum tidur,”katanya.

Selain itu ia juga menyampaikan kepada petinggi di kampung tersebut dalam membangun rumah baru supaya bisa berkoordinasi dengan pengurus kampung. Sehingga dapat ditata dengan baik jarak antar rumah dan bisa juga dibuatkan peraturan Kampung (Perkam).

Dikatakan, dalam membangun rumah harus diberikan jarak antar rumah. Karena  selain bangunan tertata dengan bagus juga dapat  mencegah terjadinya kebakaran yang meluas.

“Kita lihat contoh yang ini karena penataannya jauh, seandainya berdekatan mungkin akan ada banyak korban. Artinya karena ini Kampung Baru penataannya akan lebih mudah,” ujarnya

Selanjutnya dia juga  mengingatkan kepada petinggi kampung untuk dapat melakukan pengadaan alat pompa alkon di setiap RT dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK).

Pasalnya,  permukiman di wilayah Mahulu bangunan rumahnya masih banyak terbuat dari kayu.

BACA JUGA :  Oknum Anggota Polsek Long Bagun Ditangkap saat Ambil Paket Sabu di Pelabuhan Kampung Ujoh Bilang

“Kita  sampaikan  kepada petinggi melalui APBK  mungkin bisa mengadakan alkon untuk setiap RT. Karena kalau kita pakai seperti mobil pemadam akan sulit, dan yang paling mudah itu adalah menggunakan alkon yang disiapkan untuk setiap RT,” pungkasnya.

Penulis : Ichal
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img