spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Volume Sampah di Bontang Capai 106 Ton Perhari, TPA Bakal “Overload” dalam 4 Tahun ke Depan

BONTANG – Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Syakhruddin mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2023, volume sampah di Kota Bontang mencapai 106 ton perhari.

Di tahun 2024 ini, volume sampah tersebut dinilai meningkat, meskipun begitu ia menjelaskan bahwa tidak ada kenaikan yang signifikan.

“Bertambahnya tidak seberapa, karena akan ada sampah yang didaur ulang pasti,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (22/2/24).

Jumlah sampah tersebut akan berkurang hingga 30 persen saat dibawa lagi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau sekitar 70 ton sampah tiap hari berakhir di TPA. Karena saat sampah masih di dalam kota akan dilakukan pemilahan.

Pemilahan sampah dilakukan oleh Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Penyelenggaraan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), pemulung dan bank sampah. Tidak hanya itu, tokoh-tokoh modern yang menggerakkan aksi menggunakan barang reusable atau dapat dipakai ulang juga berperan.

“Perusahan dan sekolah-sekolah kan juga diajak mengolah limbah maupun sampah,” tambahnya.

Meskipun 30 persen sampah telah berhasil diolah, Syakhruddin masih memiliki target yang belum tercapai. Yakni hanya 50 persen sampah saja yang akhirnya dibuang ke TPA. Syakhruddin khawatir, jika pengolahan sampah tidak dilakukan secara maksimal , TPA akan penuh dan tidak dapat menampung sampah lagi dalam kurun waktu 4 tahun ke depan.

“Kalau bisa 50 persen atau 60 persen sampah berhasil didaur ulang, jadi yang dibuang ke TPA sangat sedikit,” harapnya.

Ia juga berharap masyarakat sadar akan darurat sampah yang harus ditangani, seperti tidak menggunakan barang sekali pakai, dan meminimalisasi penggunaan plastik.

Penulis: Syakurah
Editor: Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img