spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Usia Setengah Abad, Desa Tanjung Batuq Harapan Segera Nikmati Listrik PLN

TENGGARONG – Desa Tanjung Batuq Harapan, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi satu dari beberapa desa yang belum merasakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Desa yang berumur 52 tahun ini, hanya mengandalkan listrik dari mesin genset. Itu pun hanya menyala 13 jam saja, pada saat petang pukul 18.00 hingga pukul 07.00 pagi.

Kebutuhan listrik dipastikan akan terlayani maksimal selama 24 jam, setelah PLN akan membangun jaringan listrik di desa tersebut. Setelah diajukan sejak tahun 2021, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), dipastikan 135 rumah yang berada di desa tersebut akan teraliri listrik negara.

“Agar listrik dari desa terdekat Batuq yang sudah lebih dulu memiliki listrik PLN dialirkan sejauh dua kilometer menuju Desa Tanjung Batuq Harapan,” jelas Ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian saat dikonfirmasi.

Pengerjaannya pun sudah dimulai sejak Agustus 2022 dan ditarget listrik menyala pada Oktober 2022 mendatang. Desa Batuq Harapan sendiri menjadi satu dari 5 desa yang akan teraliri listrik negara tahun ini. Bersama Desa Muhuran, Desa Sebelimbingan, Desa Teluk Muda dan Desa Tuana Tuha.

BACA JUGA :  Adu Banteng di Jalur Tambang, Sopir Truk Tewas di Tempat

Selebihnya, masih ada desa-desa yang belum merasakan nikmatnya aliran listrik negara 24 jam penuh. Seperti di Desa Lamin Telihan, Kecamatan Kenohan.

Berbagai solusi yang ditawarkan untuk bisa dimanfaatkan desa. Yakni penggunaan listrik komunal dengan tenaga surya, layaknya di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis

“Warga sekarang memerlukan listrik minimal untuk penerangan dan memasak menggunakan rice cooker walau terbatas listrik bisa dirasakan merata,” ucap Legislator yang juga mantan kepala desa tersebut. (afi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img