spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

UPTD Terminal Kuaro Lakukan Inovasi Terhadap Laporan Retribusi dan Penerimaan

PASER – Layanan transportasi darat di Kabupaten Paser yakni Terminal tipe C Kuaro di Kecamatan Kuaro, melakukan terobosan perubahan bmdengan membuat Sistem Laporan Retribusi atau Silapri.

Terminal yang menjadi persinggahan yang melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan antar kota dalam propinasi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan itu, membuat Silapri sebagai optimalisasi terhadap laporan retribusi dan penerimaan pajak.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Kuaro, Said Zulkifly Yusuf menjelaskan, tugas terminal yang berada di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser ini cukup banyak.

Di antaranya, mengendalikan dan mengawasi jalur angkutan lintas desa dan lintas provinsi (transit). Dalam operasionalnya memiliki banyak tugas, terutama dalam menarik retribusi angkutan, kios, dan parkir.

Di mana tugas ini hanya diemban dengan dua petugas. Kifly sendiri yang merupakan Kepala UPTD dan satu orang petugas non PNS atau Pegawai Tidak Tetap (PTT). “Sementara terminal harus beroperasi 24 jam, pembebanan tugas sudah over luar biasa,” kata Kifly sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Jembatan Timbang Belum Difungsikan, Dishub Paser: Kemungkinan 2025

Dibuatnya Silapri, dijelaskan Kifly, guna memudahkan petugas dalam sistem pelaporan yang dilakukan juru pungut, bendahara penerima, dan atasan langsung ke Dishub Kabupaten Paser. Sistem ini membantu memenuhi peningkatan target kinerja.

Adapun target kinerja itu berupa pelaksanaan pemungutan, penyetoran, dan pelaporan retribusi  di lingkungan UPTD Terminal Kuaro. Mulai dari data angkutan yang keluar masuk, setoran dari kios yang berjualan, dan jasa parkir.

“Aplikasi ini ada Barcode. Nantinya masyarakat bisa mengetahui jumlah pendapatan retribusi Terminal Kuaro secara transparan,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dishub Kabupaten Paser, Inayatullah, mengapresiasi program aksi perubahan yang dibuat oleh UPTD Terminal Kuaro. Selama ini laporan yang diterimanya masih bersifat manual atau fisik.

Dengan adanya inovasi tersebut dan berbasis digital, akan memudahkan Dishub Kabupaten Paser dalam pengawasan dan pelaporan. “Apalagi terminal Kuaro ini sangat besar perannya dalam mengawasi arus transportasi jalur trans Kaltim-Kalsel,” kata Inayatullah.

Era digital saat ini, menurut Inayatullah sangat diperlukan inovasi pelayanan dan pelaporan yang berbasis digital. Selain memudahkan pimpinan, ini juga bisa menunjukkan ke masyarakat kinerja UPTD Terminal Kuaro.

BACA JUGA :  Pelaku Industri Ikut Pelatihan Pembuatan Kapal Fiber di Paser

“Resiko ini yang jadi tantangan dan harus diselesaikan oleh Kepala UPTD melalui program aksi perubahannya,” kata Inayatullah.

Pewarta : Bhakti Sihombing
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img