spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Trubus Sentra Agrobisnis di Paser Mulai Budidaya Domba

PASER – Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) di bawah naungan Pondok Pesantren Trubus Iman, di Desa Padang Pengrapat, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser mulai mengembangkan sektor peternakannya, melalui budidaya domba.

Sebagai unit usaha yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, serta agrowisata termasuk air mineral dalam kemasan dan program budidaya domba itu, merupakan kerjasama TSA dengan Badan Amil Zakan Nasional (Baznas) Kaltim.

Berkaitan dengan budidaya domba berupa pembibitan dan penggemukan itu, Wakif Yayasan Trubus Iman, Toni Budihartono mengatakan, pengembangan domba tersebut menggunakan sistem koloni.

“Untuk satu koloni terdiri dari 50 ekor domba, dengan dua domba merupakan pejantan. Tapi  nanti kami akan pisahkan lagi menjadi 25 ekor satu koloni” ucap Toni Budi Hartono, sabtu (17/6/2023).

Hal itu dikarenakan, dalam kondisi normal, satu pejantan bisa mengakomodir 25 ekor domba betina. Untuk itu pihaknya berencana membentuk satu koloni 25 ekor domba.

Tak hanya itu, soal pakan ternak juga sudah disiapkan. Sebab di area TSA terdapat banyak sumber pakan domba, mulai dari albisia, kaliandra, gliricidia. Terlebih lagi,  selama ini TSA telah menciptakan siklus pertanian terpadu yang mana dikelola sendiri oleh TSA.

BACA JUGA :  KPU Paser Sukses Luncurkan Tahapan Pilkada Serentak 2024

“Pakan kami olah sendiri, dikebun kami sudah lakukan penanaman jenis rumput yang disenangi domba. Pakan dari kebun kami ambil, kemudian kami olah kembali dan nantinya akan difermentasikan,” ucapnya.

Selanjutnya berkaitan dengan limbah dari ternak domba, ia mengaku tidak khawatir. Sebab limbah domba berupa kotoran masih bisa dikelola dan menghasilkan pupuk. Pupuk tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan pertanian dan pengembangan Jamur.

“Kami memakai sistem kandang tidak berbau, kotoran domba yang terkumpul di bagian bawah akan diangkut dan diproses sehingga bisa menjadi pupuk. Hal  tersebut selain memberikan manfaat sebagai pupuk kompos, juga bisa menyebabkan kandang tidak berbau” jelasnya.

Untuk diketahui, total biaya budidaya domba ini mencapai Rp 500 miliar. Ke depan, keberhasilan budidaya domba bertujuan untuk memberikan penyaluran beasiswa bagi santri/santriwati Trubus Iman. (bs)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img