spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tren Realisasi Investasi di Berau Naik, Sektor Pariwisata Disebut Cukup Menjanjikan Selain Pertambangan

TANJUNG REDEB – Realisasi investasi di Kabupaten Berau telah mencapai Rp 2,1 triliun dari target Rp 4 triliun, hingga triwulan ketiga tahun 2023 ini. Dengan nilai investasi tertinggi pada sektor pertambangan yang mencapai 60 persen.

Itu disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran.

Dirinya yakin target investasi tahun ini bisa tercapai. Itu juga berdasarkan target realisasi investasi tahun lalu yang mampu mencapai target, yang secara umum pergerakannya cukup positif.

Kendati begitu, pihaknya belum dapat memastikan soal target investasi tahun depan. Pergerakan investasi tahun ini masih perlu dipelajari kembali. Jika targetnya memang perlu diubah, jelas akan diubah.

“Kami masih mempelajari investasi tahun ini dan akan dievaluasi. Baru tahun depan bisa dibaca. Tapi trennya sedang naik,” terangnya.

Disebutnya, ada beberapa hal terutama pergerakan pertambangan dan perkebunan juga semakin naik, termasuk beberapa non tambang ikut naik.

Diantaranya, pertanian dalam arti luas hingga pariwisata. Yang mana sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal diprediksi cukup menjanjikan. Seiring dengan isu perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim tahun depan dan Berau sebagai penyangga pada sektor tersebut.

“Paling tinggi masih pertambangan yang mendominasi sekitar 60 persen mempengaruhi pendapatan kita,” paparnya, Selasa (5/9/2023).

Berjalan hingga triwulan ketiga ini, diungkapkannya tidak ada hambatan dalam realisasi investasi. Bahkan, menurutnya akan melebihi target. Tentunya juga tidak lepas dari peran tim di lapangan yang cukup interaktif soal investasi.

“Alhamdulillah berjalan lancar, Insya Allah bisa melebihi target dari Rp 4 triliun,” ucapnya.

Di samping itu pihaknya akan memaksimalkan sistem kolaborasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Termasuk kerjasama dengan media massa yang juga ikut mempromosikan.

Nanang menambahkan, DPMPTSP bersama Diskoperindag, Disbun dan Disbudpar juga sempat mengikuti Invesda Expo 2023 di Surabaya, belum lama ini. Tujuannya memaparkan potensi Berau selain pertambangan dan pertanian guna mendorong investor datang.

Serta menawarkan kemudahan dalam melakukan investasi di Berau. Terlebih sektor pariwisata yang ditawarkan semaksimal mungkin untuk persiapan Berau sebagai penyangga IKN dari sektor pariwisata.

Dirinya juga bersyukur akan ada maskapai penerbangan berbadan besar yang masuk ke Berau. Diharapkan dapat meningkatkan investasi dari sektor pariwisata.

“Karena bagaimana pun kita harus siap dengan IKN. Alhamdulillah maskapai penerbangan berbadan besar sudah masuk ke Berau. Mungkin itu juga bisa menambah investasi dari sektor pariwisata,” harapnya. (mnz/dez)

Pewarta: Amnil Izza
Editor: Dezwan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img