spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terima 1.500 Dosis Vaksin PMK, Distanak Gencarkan Pencegahan

TANJUNG REDEB – Akhirnya sebanyak 1.500 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diterima Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau. Sehingga vaksinasi untuk mencegah terjadinya PMK pada hewan ternak dapat dilakukan.

Kabid Kesehatan Hewan, Putu Setion menuturkan, jumlah vaksin tersebut baru tahap pertama dan diterima pada 24 Agustus lalu.  Disebutkannya, vaksinasi akan terus digelar hingga akhir tahun 2022, dengan tujuan agar sapi-sapi di Berau terbebas dari PMK.

“Itu jumlah untuk dosis pertama. Meski belum ada hewan ternak yang terkonfirmasi PMK, tetap kita vaksinasi,” ungkapnya, Jumat (16/9/2022).

Demikian juga, sapi yang sudah divaksin pihaknya sebanyak 590 ekor, akan terus bertambah sampai dosis pertama habis.

Dia menambahkan, kendala yang dihadapi tim yakni jauhnya jangkauan vaksinasi. Karena vaksinasi PMK ini berbeda dengan vaksinasi Covid-19. Jika vaksinasi Covid-19, masyarakat yang mendatangi. Maka untuk vaksin PMK, pihak Distanak yang jemput bola atau mendatangi lokasi sapi berada.

Untuk tahap pertama, vaksinasi difokuskan pada 3 kecamatan, yakni Teluk Bayur, Gunung Tabur, dan Segah. Berikut kampung-kampungnya yakni untuk Gunung Tabur, ada Tasuk, Maluang, Melati Jaya, Merancang Ilir dan Samburakat.

Untuk Teluk Bayur, ada Kelurahan Rinding, Labanan Jaya dan Labanan Makmur, serta Segah ada dua kampung yakni Pandan Sari dan Bukit Makmur.

“Dalam tahap pertama ini semuanya akan divaksin. Jika dapat dosis selanjutnya,” ujarnya.

Putu mengatakan, vaksinasi adalah salah satu cara untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit tertentu. Tujuan dari vaksinasi intinya untuk memberikan kekebalan (antibodi) pada ternak sehingga dapat melawan antigen atau mikro-organisme penyebab penyakit.

Vaksinasi adalah pemberian antigen untuk merangsang sistem kebal menghasilkan antibodi khusus terhadap penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan protozoa. Seperti diketahui, penyakit pada ternak itu terbagi atas penyakit infeksi dan penyakit non-infeksi.

Penyakit infeksi bisa disebabkan oleh paparan bakteri (penyakit bakterial), virus (penyakit viral), parasit (penyakit parasiter) atau cendawan (penyakit mikal). Penyakit bakterial seperti Anthraks dan ngorok (SE) serta penyakit viral seperti penyakit mulut kuku (PMK) dapat dicegah dengan cara vaksinasi.

“Meskipun belum ada (kasus PMK). Lebih baik mencegah,” tandasnya. (Dez)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img