Antisipasi Risiko Covid, Pengurus, Pengajar dan Imam Masjid Fathul Khoir Jalani Rapid Test

0
IBADAH AMAN: Rapid test yang dijalani imam Masjid Fathul Khoir Bontang sebagai langkah antisipasi. Sementara jamaah selalu mengenakan alat pelindung diri berupa masker saat melaksanakan ibadah salat wajib maupun salat sunah di masjid Fathul Khoir. Foto: Susanto

BONTANG – Antisipasi menyebarnya wabah covid 19, Pupuk Kaltim memfasilitasi rapid test bagi pengurus masjid dan pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Yayasan Fathul Khoir Perumahan BSD, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Kegiatan bekerjasama dengan RS Pupuk Kaltim ini, sebagai bentuk kepedulian perusahaan, sekaligus memastikan kesehatan para pengajar dan pengurus masjid, yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar.

“Rapid test sudah kami laksanakan Minggu (12/7), kami harap kesehatan para pengurus masjid dan pengajar TPA Fathul Khoir diketahui secara pasti, sehingga aktivitas ibadah maupun kegiatan belajar anak di TPA berjalan normal tanpa ada kekhawatiran penyebaran Covid-19. Jika nanti ada yang reaktif, tindaklanjut perawatan akan difasilitasi perusahaan di RS Pupuk Kaltim,” ungkap Agus Hermanto, Superintendent Bina Wilayah Departemen CSR Pupuk Kaltim.

Kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan Pupuk Kaltim terhadap aktivitas keagamaan dan pendidikan, serta pengembangan nilai keislaman bagi generasi muda di Yayasan Masjid Fathul Khoir. “Agar ke depan tercipta generasi unggul dan produktif yang berlandaskan nilai keislaman. Semoga hasil kegiatan ini sesuai dengan harapan bersama. Tetap jaga protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari, agar kita dapat menekan penyebaran Covid-19 di Bontang,” beber Agus.

Sementara itu, Guru TPA Yayasan Fathul Khoir Rahmawati Ismail, mengaku antusias mengikuti rapid test, untuk menepis kekhawatiran orangtua anak didik TPA akan potensi penyebaran Covid-19.

Dikatakannya, untuk meminimalisasi risiko, pihaknya sejauh ini menerapkan metode pembelajaran via daring melalui layanan video call bagi siswa TPA, menyusul usulan sebagian orangtua yang khawatir anaknya terpapar Covid-19 jika pembelajaran dilaksanakan melalui tatap muka secara langsung.

“Melalui rapid test ini, bisa diketahui kesehatan guru dan pengurus masjid, sehingga ke depan tidak ada lagi kekhawatiran para orangtua. Begitu juga yayasan, dapat memberi kelonggaran agar belajar mengaji anak bisa lagi dilaksanakan tatap muka,” terang Rahmawati.

Hal senada diungkapkan Imam Masjid Fathul Khoir Tabiin Nur. Dirinya menyebut rapid tes meruoakan bagian dari ikhtiar untuk tetap mawas diri terhadap potensi penyebaran Covid-19, sehingga jemaah masjid dan masyarakat sekitar dapat menunaikan ibadah dengan nyaman di Masjid Fathul Khoir. “Semoga apa yang dilaksanakan bernilai ibadah dan jemaah masjid tetap sehat serta terhindar dari Covid-19,” ucap Tabiin Nur.

Terpisah, Ketua Yayasan Masjid Fathul Khoir Nurul Fathoni, memberikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pupuk Kaltim, yang telah memfasilitasi rapid test pengurus dan pengajar TPA.

Dirinya menilai kegiatan ini sangat penting untuk pemetaan dan mitigasi risiko penyebaran Covid-19 di masa new normal, mengingat aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan dan potensi penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan secara optimal. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang telah memfasilitasi rapid test ini dan kondisi Bontang yang kini tanpa pasien positif Covid-19 bisa terus membaik hingga normal seperti sediakala,” harap Nurul Fathoni. (*/ram/nav/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini