spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Target Hadapi Bonus Demografi, TNI dan Dinkes Adakan Pemeriksaan Kesehatan

BONTANG – Kodim 0908/Bontang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan pelayanan KB, pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), dan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka bakti TNI Bangga Kencana di Lamin Kodim, Kamis (29/9/2022). Pemeriksaan kesehatan, KB dan IVA ini sebagai bentuk deteksi dini dalam Penyakit Tidak Menular (PTM) KB dan IVA.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Bontang, Muhammad Ramsi mengatakan Dinkes selalu mengingatkan dalam peningkatan gizi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hingga kini penyakit-penyakit menular di Kota Bontang masih ada dan penyakit tidak menular juga semakin bertambah di Kota Bontang.

“Penyakit-penyakit tidak menular yang angka kematiannya cukup tinggi. Dengan pemeriksaan ini maka akan melihat pemeriksaan bagi usia produktif,” jelas Ramsi, Kamis (29/9/2022).

Ramsi menambahkan, Dinkes melakukan deteksi dini dalam pemeriksaan seperti kanker. “Pemeriksaan kepada usia produktif dengan mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular. Termasuk deteksi kanker,” kata Ramsi.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Srie Mariyatini memaparkan, program keluarga berencana merupakan program intervensi positif dalam upaya penurunan stunting. Dengan begitu, perlu upaya kerja keras dalam menurunkan stunting dengan beberapa cara seperti peningkatan kesertaan KB.

BACA JUGA :  Lepas Kontrol, Penyebab Kecelakaan Maut Hino Vs Mitsubishi di Poros Bontang-Sanggata

“Perlu untuk menunda dan menjarangkan kelahiran pada keluarga. Kegiatan TNI Manunggal ini memberikan pelayanan KB kepada masyarakat secara gratis,” kata Mariyatini.

Sementara itu, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, tantangan ke depan yang akan dihadapi yakni demografi, krisis energi dan ketahanan pangan. Untuk itu, perlu ditangani agar dapat mencapai Indonesia maju di tahun 2045.

Lanjut Priyo, pemerintah pusat juga tengah mempersiapkan untuk masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan ke depannya di tahun 2045. “Untuk mencapai itu, pemerintah menyiapkan pemanfaatan dalam energi terbarukan, ketahanan pangan sampai dengan pengendalian penduduk yang nantinya diharapkan dapat mendapatkan bonus demografi yang berkualitas,” sebut Priyo.

Ditambahkannya, panglima TNI dan BKKBN pusat telah berkomitmen dalam mencapai bonus demografi yang baik, maka dengan mendukung program pemerintah yakni keluarga berencana. “Ini menjadi dasar kita menjalankan kegiatan. Perempuan sehat, keluarga sehat, keluarga berencana dalam penyiapan SDM yang siap dalam menghadapi 2045,” ujar Priyo.

“Program KB terpadu menjadi program unggulan di setiap wilayah. Semua wilayah melaksanakan program ini karena bagian dari perintah presiden dan komitmen TNI,” tutup Priyo. (yah)

BACA JUGA :  Seleksi Fellowship Perubahan Perilaku, 3.517 Wartawan Lolos
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img