spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tahun Depan, ISBI Kaltim Miliki Satker Baru

TENGGARONG– Pembangunan Kampus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Institut Seni dan Budaya Indonesia Kalimantan Timur (ISBI Kaltim) terus berjalan.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah menugaskan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta untuk pendampingannya.

Menurut Rektor ISI Yogyakarta, Prof M Agus Burhan, kini prosesnya sudah presentasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), untuk bisa segera dibentuk Satuan Kerja (Satker) baru ISBI Kaltim.

“InsyaAllah mendorong proses finalisasi ini, Satker ISBI Kaltim bisa terbentuk. Dengan demikian ISBI (Kaltim) nanti bisa berdiri sendiri,” ujar Agus Burhan belum lama ini.

Sehingga, ketika ISBI Kaltim sudah menjadi kampus terpadu. Maka tidak lagi menjadi sekolah rintisan dari ISI Yogyakarta. Sebab, saat ini, mahasiswa ISBI Kaltim berstatus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) atau program studi diluar domisili kampus utama ISI Yogyakarta, tapi berdiri sendiri seperti PTN lain.

Terlebih, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sudah mulai berjalan, dinilai perlu dukungan lembaga pendidikan kesenian. Oleh karenanya, pembentukan Satker ISBI Kaltim, saat ini pas waktunya.

BACA JUGA :  TP PKK Kecamatan Tenggarong Siap Ikuti HKG Tingkat Kukar Akhir Mei Nanti

Agus mengharapkan proses Satker ISBI Kaltim bisa terwujud pada tahun 2023. Namun diakuinya, ini bergantung pada hasil presentasi yang dilakukan oleh Kemendikbudristek, apakah disetujui oleh KemenPAN-RB.

“Insya Allah di tahun 2023, tergantung KemenPAN-RB, mudah-mudahan segera terwujud,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah menghibahkan lahan seluas 30 hektare di Desa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang kepada Kemendikbudristek bagi lahan kampus ISBI Kaltim.

Selain menghibahkan lahan senilai Rp 6,2 miliar, Pemkab Kukar juga akan kembali menambah luasan lahan hibah seluas 10 hektare lagi dengan nilai Rp 1,8 miliar. Hibah tersebut kini dalam proses kepengurusan sertifikat kepemilikan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kukar, dan ditargetkan selesai tahun ini juga. Total hibah Pemkab Kukar untuk pendirian ISBI Kaltim sekitar Rp 8 miliar. (afi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img