spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan, Kadir Tappa: Pendidikan Agama Salahsatu Cara Perkuat Kecintaan Tanah Air

BONTANG – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Kadir Tappa menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan, Jumat (12/5/2023) bertempat di Hotel Tiara Surya.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini menjelaskan, pemerintah pusat ingin membekali dan memperkuat masyarakat dengan 4 pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan slogan Bhineka Tunggal Ika.

“Masyarakat baik dari kalangan bawah sampai atas perlu untuk bersama memperkuat NKRI. Karenanya kami adakan sosialisasi ini,” ujarnya.

Menurut Kadir Tappa memberikan pendidikan agama yang baik kepada anak-anak, juga menjadi salahsatu upaya memperkuat wawasan kebangsaan.

Dikatakannya, di Bontang sendiri sudah terdapat sekolah tahfidz gratis, yang bisa dijadikan rujukan untuk menempa anak-anak Bontang dalam memperdalam agama Islam.
“Ilmu agama, pesantren, pondok, ada juga SMP di Yayasan Taman Firdaus, sekolah tahfidz. Jika ingin belajar di luar akan mahal, Bontang juga punya untuk sekolah seperti itu,” jelas Kadir Tappa.

Ia berharap dengan menjadi tahfidz, kecintaan anak pada tanah air akan semakin tumbuh dan meningkat. “Semoga anak-anak di Bontang dapat mengamalkan agamanya untuk semesta alam,” ujarnya.

BACA JUGA :  Masyarakat Muara Komam Sambut Sosperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum Andi Faisal Assegaf

Sementara itu, pemateri berikutnya, Bilher Hutahaen yang merupakan Dosen Universitas Trunojoyo Bontang memaparkan, makna Pancasila sebagai dasar negara, artinya Pancasila harus dijadikan landasan dalam bernegara dan ideologi. Pancasila juga sebagai sumber hukum dalam kehidupan bernegara. “Dalam bernegara maupun berorganisasi atau politik harus berdasarkan Pancasila,” kata Bilher.

Kemudian Bina Antasariansyah, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Bontang mengungkapkan, setiap warga negara berkewajiban menjaga keutuhan NKRI. Persatuan menjadi yang harus diutamakan agar NKRI tetap berjaya.

Apalagi di momen-momen politik seperti sekarang. Pecah belah antar anak bangsa menjadi sesuatu yang rawan. Ia meminta agar jangan sampai beda dukungan dan pilihan malah menjadikan kondisi negara tidak dalam stabil. “Mari kita menjaga kondusifitas negara kita. Jaga persatuan NKRI,” pungkasnya. (adv/dar/al)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img