spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Soal Pengembangan Pariwisata, Abdul Waris Sebut Peran Pemerintah Belum Terlihat

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau memiliki beragam jenis destinasi wisata yang indah. Akan tetapi, menurut Anggota Komisi III DPRD Berau, Abdul Waris hal itu tidak dibarengi dengan fokusnya pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata.

Waris mengatakan, sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal saat ini memang berkembang. Hal itu dinilainya karena dukungan alam yang indah serta peran aktif masyarakat di kawasan objek wisata.

“Memang jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan. Akan tetapi, sampai sekarang peran dari pemerintah daerah belum terlihat. Jadi kita patut bersyukur karena alam kita indah dan itu menjadi daya tarik wisatawan,” tuturnya, Selasa (17/1/2023).

Menurutnya, jika pemerintah berkeinginan sektor pariwisata berkontribusi besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya lebih berfokus kepada pengembangan dan tidak sekadar mempromosikan hingga mancanegara.

“Seperti ini di Labuan Bajo, pemerintah disana fokus kepada pengembangan pariwisata. Hasilnya pun sangat baik karena kunjungan wisatawan membeludak,” jelasnya.

Selain pengembangan pariwisata, Waris menyebut dengan digelarnya event-event dapat mendatangkan wisatawan. Dia membeberkan, pihak DPRD sering memberi masukan mengenai hal tersebut.

BACA JUGA :  Suriadi Dorong Persoalan Tapal Batas di Kecamatan Pulau Derawan Segera Diselesaikan

“Padahal sektor pariwisata kita berpotensi besar. Tetapi anggaran untuk pariwisata masih sangat kecil. Maka dari itu, saya menilai program yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata hanya sebatas pidato saja,” tegasnya.

Politikus Demokrat itu juga mengungkapkan bahwa pariwisata Berau masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas baru. Akan tetapi, belum berjalan hingga saat ini.

“Padahal tahun lalu sudah disiapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Tetapi tidak jadi disalurkan, karena Berau belum memiliki masterplan,” terangnya.

“Berarti dari hal itu pemerintah tidak ada upaya untuk menyambut. Tetapi, pada tahun ini sudah ada untuk dua destinasi, yaitu Pulau Derawan dan Maratua,” sambungnya.

Dirinya juga menyoroti lima destinasi wisata baru yang ada di kabupaten paling utara provinsi Kaltim ini. Diketahui, pengembangannya akan dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

“Sebenarnya indeks kita menilai meningkatnya wisatawan itu bukan dari jumlahnya, tetapi berapa lama mereka menetap. Jadi, selain karena keindahan pariwisata kita, ada kegiatan yang membuat para pelancong itu juga betah,” tandasnya. (dez/adv)

BACA JUGA :  Nilai Usulan Terkait Pasokan Listrik Harus Diprioritaskan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img