spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Soal Karhutla, Polda Kaltim Belum Temukan  Pelaku Pembakaran Hutan

BALIKPAPAN – Polda Kaltim mencatat kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur hingga September 2023 mencapai 108 kejadian. Dan hingga saat ini Karhutla terbanyak terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan total 45 kasus.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, setelah Kukar disusul Kubar 29 kejadian dan Berau 20 kejadian. Namun dari seluruh kasus tersebut, hingga kini belum menemukan satu orang pun pelaku pembakaran hutan yang diduga sengaja melakukan pembukaan lahan.

“Saat personil tiba di lokasi kebakaran nggak satupun orang atau diduga yang membakar itu berada di titik munculnya api,” ujarnya, Kamis (14/9/2023).

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, selain menemukan pelaku pihaknya juga kesulitan untuk mencari saksi. Pasalnya, lokasi yang terbakar jauh dari pemukiman atau jangkauan warga.

“Jauhnya jangkauan lokasi kebakaran hutan membuat petugas memakan waktu cukup lama untuk tiba di titik api,” jelasnya.

Hal itu diduga menjadi kesempatan para pelaku untuk melarikan diri usai melakukan pembakaran. Alhasil kepolisian yang tiba di lokasi kebakaran pun melakukan upaya-upaya lainnya seperti membantu petugas damkar melakukan pemadaman api bersama-sama.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Balikpapan Sidak Perbaikan Drainase di Baru Ulu

“Rata-rata kan lahan yang terbakar ini berada jauh dari pemukiman warga di tengah hutan,” tambah Yusuf Sutejo.

Selain itu, kepolisian juga melakukan tindakan edukasi kepada masyarakat, terutama di daerah rawan kebakaran ataupun daerah dengan titik hotspot terbanyak di Kaltim.

Upaya-upaya itu berupa pemasangan papan himbauan yang dipasang di lokasi rawan kebakaran dan di pemukiman warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Mengingat pula musim kemarau panjang serta El-Nino saat ini berpotensi menimbulkan api akan semakin mudah merambat ke lokasi lainnya terutama di daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

“Sempat kemarin berpatroli jarak jauh beberapa waktu lalu langsung dengan bapak Kapolda. Itu sengaja kita lewat darat untuk memantau langsung bagaimana situasi di daerah,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img