spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Setelah Gunadarma, Giliran Unpar Bandung Rencana Bangun Kampus di PPU

PPU – Setelah kampus Universitas Gunadarma  resmi hadir di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), kali ini giliran Universitas Parahyangan (Unpar) yang berencana melaksanakan pembangunan gedung di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.

Pembuktian itu dimulai dengan peletakkan batu pertama pembangunan asrama mahasiswi dan fasilitas pendidikan prguruan tinggi yang berpusat di Bandung, Jawa Barat itu. Gedung itu nantinya akan berada di Jalan Pipa Pertamina, Kilometer 8 Nipah-Nipah, Kamis, (7/9/2023).

Rektor Unpar, Tri Basuki Joewono mengatakan dirinya berharap kegiatan tidak berhenti sampai di sini. Agar segera proses aktivitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) Benuo Taka segera terwujud.

“Dalam tahapan pembangunan Unpar, sesungguhnya kami telah melalui proses yang cukup panjang,” ujarnya.

Di antaranya terkait proses perizinan pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Termasuk proses pengajuan-pengajuan proposal instrument untuk memasukan izin pembukaan prodi.

Untuk tahap tawal, Unpar rencananya nanti akan membuka tiga program studi (prodi) di kabupaten PPU. Masing-masing Ilmu Administrasi publik, Administrasi Bisnis dan Hukum.

Alasannya ialah mempertimbangkan bawha pusat pemerintahan IKN akan sangat membutuhkan ahli-ahli ilmu di bidang tersebut.

“Yang diperlukan untuk warga adalah ilmu yang berhubungan agar bisa berkontribusi secara nyata di pusat pemerintahan IKN dengan ilmu-ilmu tersebut. Sehingga diharapkan pada 2024 pihaknya sudah bisa menerima dengan tiga prodi yang ada tersebut,” jelas Tri.

Sementara itu, Bupati PPU Hamdam menyebutkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) PPU sudah menjadi keniscayaan yang harus dilakukan. Khususnya dalam rangka menyambut pemindahan pusat negara Republik Indonesia di Kaltim.

“Kami menyadari betul bahwa SDM Kita ini mungkin dapat dikatakan masih rendah walaupun ada juga yang telah mampu bersaing dengan pendatang dari luar PPU,” katanya.

Ia menilai, hadirnya Unpar yang merupakan salah satu universitas swasta memiliki akreditas unggul di Indonesia. Walaupun memiliki dasar agama tertentu, ia menjamin sesungguhnya universitas ini diperuntukkan untuk mahasiswa umum.

“Tetapi sebagian besarnya pastilah belum mampu bersaing sehingga pemda harus melakukan sesuatu. Harus ada upaya bagaimana menyiapkan tempat untuk putra-putri daerah ini agar bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau,” sambungnya.

Maka dari itu, kehadirannya di PPU tentulah perlu diapresiasi. Sebab, hanya di PPU Unpar Bandung berminat mendirikan kampus dan yayasan di daerah lain.

“Ini satu penghargaan bagi kami. Karena Unpar ini satu-satunya pengelolaan PSDKU ada di PPU,” sebut Hamdam.

Harapannya, pembangunan yayasan tersebut prosesnya dapat berjalan lancar dan tidak terlalu lama. Bahkan jika memang memungkinkan pada 2024 mendatang sudah bisa menerima mahasiswa baru.

“Ini adalah kampus kedua di PPU, setelah sebelumnya telah diresmikan Universitas Gunadarma beberapa waktu lalu. Harapan kita, langkah-langkah Pemerintah Daerah melalui kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia ini mampu meningkatkan SDM Kita ke arah yang lebih baik, dalam rangka menyongsong pembangunan IKN ke depan,” tutup Hamdam.

Pewarta : Nur Robbi
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img