spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Serunya ‘Seduh Rusuh’ Gelaran Kopinicus di Uttara Coffe Bontang

BONTANG – Komunitas Kopi (Kopinicus) di Bontang kembali mengadakan event bulanan “Seduh Rusuh”. Event Volube-13 ini digelar Minggu, 26 Februari 2023 di Uttara Coffee Jalan Patimura, Kelurahan Api-Api.

Event dimulai pukul 08.00 Wita di mana diikuti 18 penggiat kopi yang ada di Kota Bontang. Aturan dalam event seduh rusuh terdiri dari 3 ronde. Terdiri dari 2 ronde penyisihan dan 1 ronde final.

Dalam ronde penyisihan 2 peserta langsung bertanding, serta juri yang menilai hasil seduhan peserta merupakan 2 juri yang dipilih oleh peserta pertama dan 1 juri dipilih oleh peserta kedua. Sedangkan di final juri sudah ditentukan oleh panitia acara.

Ketua Kopinicus Diky Gunawan mengatakan “Seduh Rusuh’ ini merupakan program bulanan Kopinicus dengan tujuan awalnya mempererat silaturahmi antar penggiat kopi dan pecinta kopi di Kota Bontang. “Seduh rusuh ini biasanya rutin dilaksanakan minggu ke 3 atau keempat di tiap bulanya,” kata Aa’ Diky panggilan akrab Diky.

Total peserta per event biasanya 16 peserta. Untuk di Seduh Rusuh ke 13 jumlahnya ditambah menjadi 20 peserta. “Penggiat cukup antusias mengikuti event ini. Jadi yang belum kebagian slot untuk bisa berpartisipasi dalam event makanya dinaikan jadi 20 peserta,” sebutnya.

BACA JUGA :  Gerak Cepat, Bertemu KPU dan Bawaslu, Kapolres: Harus Sinergi, Sukseskan Pilkada 2020!

Sementara itu, Syabu Afa’anh, Owner People & Coffeeyang merupakan salah satu juri di ronde final mengatakan, event Seduh Rusuh saat ini telah menghidupkan komunitas kopi di Bontang sebagai ajang silaturahmi dan memancing skil barista buat ngulik agar kopi di Bontang bisa bersaing di region Kaltim.

“Soalnya kalau tidak ada Seduh Rusuh ini penggiat kopi ini jarang melakukan sharing kopi. Harapannya penggiat kopi di Bontang bisa bersaing di Kaltim, karena di Bontang sangat susah mencari bibit-bibit yang bisa bersaing di Kaltim,” bebernya.

Dikatakannya saat ini pihaknya terkendala peralatan untuk menggelar turnamen lainnya. “Makanya hanya manual brewing yang bisa kita tingkatkan,” katanya.

Pada event Seduh Rusuh ke-13 ini, ada 2 peserta yang masuk final yaitu Sandi (penggiat kopi) dan Andri (Barista Kopi Estiqomah) memperebutkan piala bergilir Kopinicus “Piala bergilir Seduh rusuh Kopinicus kali ini dimenangkan oleh Sandi yang telah mengalahkan 17 peserta lainnya,” pungkas Syabu. (rn)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img