Penajam Paser Utara – Jelang pelaksanaan Salat Idulfitri di kawasan Ibu Kota Nusantara, jajaran Polres Penajam Paser Utara mematangkan kesiapan pengamanan, khususnya di sektor lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan survei dan koordinasi di Masjid Negara Nusantara, Rabu (18/3/2026), yang dipimpin Kasat Lantas Polres PPU, Dedik I. Prasetyo, bersama Kapolsek Sepaku, Syarifuddin, serta melibatkan personel gabungan.
Survei dilakukan dengan meninjau jalur akses menuju masjid, memetakan titik rawan kepadatan, serta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan jamaah. Selain itu, petugas juga mengecek kesiapan area parkir, baik di basement maupun di area luar.
Kapolres PPU, Andreas Alek Danantara, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat beribadah.
“Kami memastikan seluruh aspek pengamanan dan pengaturan lalu lintas telah dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di akses menuju IKN seiring dengan dibukanya Tol Fungsional Pulau Balang dari arah Balikpapan pada Sabtu, 21 Maret, mulai pukul 04.30 WITA. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat yang akan melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Negara IKN dapat menempuh perjalanan dengan aman dan khidmat. Selain akses jalan, petugas juga telah mengatur alur keluar-masuk kendaraan hingga ketersediaan kantong parkir bagi para jamaah.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga dilakukan bersama Otorita Ibu Kota Nusantara, khususnya unsur Trantibum, untuk menyatukan langkah dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan di lapangan.
Dengan kesiapan tersebut, Polres PPU optimistis pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Negara Nusantara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus mencerminkan kesiapan kawasan IKN sebagai pusat kegiatan nasional.
“Harapannya, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di kawasan IKN dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” tutupnya.
Penyunting: Robbi Lalat



