spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rudi: Pemkab Harus Proaktif Tuntaskan Blankspot

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Rudi Mangunsong mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk terus aktif melakukan berbagai upaya penuntasan blankspot di Kabupaten Berau.

Dirinya juga mengapresiasi kunjungan Tim Kemenkopolhukam yang datang ke Berau belum lama ini, untuk membantu percepatan penanganan wilayah blankspot. Serta meninjau beberapa wilayah blankspot di Kecamatan Kelay.

Menurutnya, internet kini telah berubah, dari yang tadinya merupakan barang mahal yang hanya sebagian orang yang mampu mengakses. Sekarang telah mengakar di masyarakat sebagai kebutuhan dasar. Apalagi melakui internet berbagai hal bisa dilakukan mulai dari mencari ilmu, berniaga hingga bersosial.

“Sekarang zaman sudah berubah, internet jadi kebutuhan yang dicari. Misal Covid-19 kemarin, pembelajaran daring memerlukan internet. Itu bukti bahwa sekarang internet jadi barang yang dibutuhkan banyak orang,” jelasnya, Jumat (18/8/2023).

Sehingganya, dirinya meminta Pemkab Berau tidak berpuas diri. Dan tetap bergerak untuk mencari alternatif lainnya yang bisa mempercepat penghapusan blankspot di Berau.

Ketiadaan internet di beberapa wilayah di Berau cukup memberi dampak bagi pertumbuhan beberapa sektor di masyarakat. Misalnya, dengan internet, masyarakat bisa berniaga melalui toko daring, sedangkan mereka yang masih berada di wilayah blankspot akhirnya belum bisa menggapai itu.

BACA JUGA :  Hendak Melarikan Diri ke Sulawesi, Polisi Bekuk Pelaku Penikaman di Berau

“Dampak ke ekonomi misalnya, mereka bisa membuka toko daring yang segmen pasarnya mungkin tidak hanya Berau. Hal itu bisa dicapai dengan akses internet yang baik,” jelasnya.

Rudi berharap, ketika blankspot mampu teratasi bisa memberikan keleluasaan masyarakat yang tinggal hingga wisatawan yang datang. Sebab, hampir seluruh sendi kehidupan perlu akses internet yang baik.

“Artinya, kendala yang terjadi di kampung-kampung dipedalaman dengan tidak ada akses internet sangat berpengaruh sekali dengan semua hal,” ujarnya.

Meski dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Berau yang telah menyediakan layanan wifi gratis di beberapa titik. Namun, Rudi menilai itu belum maksimal. Dirinya juga menyarankan Pemkab Berau untuk bekerja sama dengan layanan provider dengan program-program yang saling menguntungkan.

“Kita sambut kunjungan tim kemarin dikomunikasikan untuk membangun, kalau perlu kita kerjasama untuk membangun,” ucapnya.

Sebab, dirinya pernah membangun layanan provider melalui kerjasama Pemerintah Kabupaten Berau dengan layanan Provider di wilayab Segah, tepatnya di Kampung Long Ayan.

“Karena saya pernah bangunkan provider di Segah, kerjasama dengan provider kita sewa setahun nilainya sekian. Kita harap itu bisa dilirik,” ujarnya. (mnz/dez)

BACA JUGA :  Pembangunan Pelabuhan Teluk Sulaiman Butuh Rp 25 Miliar Lagi

Pewarta: Amnil Izza

Editor: Dezwan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img