spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan Pencinta Trail and Adventure Berbagai Kota Ramaikan Jelajah Alam Mahulu 2

UJOH BILANG– Alun-alun Ujoh Bilang mendadak ramai dengan deru mesin dan knalpot sepeda motor trail. Di ujung garis star, Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh langsung mengibarkan bendera tanda dimulainya Jelajah Alam Mahulu (Jamu) 2. Ratusan pencinta trail and adventure dari berbagai klub di berbagai kota di Kaltim, langsung tancap gas bersiap menerabas medan sukar nan eksotis khas Mahulu.

“Jelajah Alam Mahulu 2 ini begitu menarik perhatian pencinta trail and adventure dari berbagai daerah di Kaltim. Ini terbukti ada 300 rider yang terkonfirmasi hadir,” ujar Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh ketika membuka Jamu 2 di Alun-alun Ujoh Bilang, Sabtu (10/12/2022) pagi.

Bupati mengaku senang Jamu 2 yang menjadi salah satu kegiatan memeriahkan hari jadi Mahulu ke-9 berlangsung sukses. Bupati menilai Jamu 2 yang mengambil tema Exotic Jungle ini berhasil membawa sejumlah nilai positif bagi kabupaten termuda di Kaltim yang berbatasan dengan Negeri Jiran Malaysia ini.

“Event Jamu 2 sebagai ajang mempromosikan nilai eksotis kekayaan alam, beserta kekayaan sumber daya alam, kebudayaan, adat istiadat serta potensi pariwasata Mahulu,” terang Bupati Bonifasius.

Bupati berharap, para peserta Jamu 2 mendapat kesan dan pengalaman tersendiri. Ia berharap event ini menjadi kebanggaan peserta dan masyarakat Mahulu.

“Harapannya, event ini terus diselenggarakan secara berkesinambungan dan menjadi agenda tahunan,” pesannya.

Dalam sambutan tertulisnya, Ketua Panitia Jamu 2, Andreas Ario Seto melaporkan Jamu 2 diikuti  puluhan klub trail and adventure dari berbagai kota di Kaltim. Selain dari Mahulu, juga ada 16 klub dari Kutai Barat, 4 klub dari Samarinda, 1 klub dari Balikpapan, dan 3 klub dari Kutai Kartanegara.

Para peserta akan menempuh medan menantang sejauh 16 kilometer yang terbagi dalam 3 zona. Mengambil titik start dan finis di Alun-alun Ujoh Bilang. Medan yang disuguhkan bervariasi, mulai jalan aspal, beton, lumpur, bukit terjal, hutan lebat, kubangan dan perkampungan khas Mahulu. Panitia meyakinkan medan yang disiapkan sangat menantang.

“Kami yakin peserta adalah petarung yang siap menghadapi medan,” ujarnya. (adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img