spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Raih 10 Kali Berturut-turut, Pemprov Kaltim Pertahankan Predikat WTP

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan 2022. Raihan prestasi ini menjadikan Kaltim secara berturut-turut selama 10 kali berhasil mempertahankan predikat WTP.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemprov Kaltim 2022 dilakukan oleh Anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang, dalam Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kaltim yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanudin Mas’ud, di Gedung DPRD Kaltim, Senin (22/5/2023).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan bahwa perolehan predikat opini WTP dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemprov Kaltim 2022 adalah yang ke-10 secara berturut-turut, berkat kinerja aparatur yang baik dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Semoga predikat ini dapat kita pertahankan pada tahun-tahun berikutnya,” kata Wakil Gubernur Hadi.

Opini WTP, menurutnya, bukanlah tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan, tetapi merupakan bagaimana aparatur bekerja maksimal dan memberikan pengabdian terbaik bagi negara serta pelayanan prima kepada masyarakat.

“Di sisi lain, opini WTP menjadi landasan untuk memunculkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang kita lakukan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tahun 2024, Pemprov Kaltim Programkan Bumdes Rp 100 Juta per Tahun

Anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang, menguraikan bahwa Pemprov Kaltim pada tahun 2022 mengelola pendapatan sebesar Rp16,8 triliun, belanja sebesar Rp12,33 triliun, aset sebesar Rp38,36 triliun, dan kewajiban sebesar Rp1,22 triliun.

“Berdasarkan standar pemeriksaan keuangan, BPK RI menyimpulkan opini atas Laporan Keuangan Pemprov Kaltim 2022 adalah WTP,” tegasnya.

Pius mengapresiasi kerja keras jajaran aparatur Pemprov Kaltim beserta seluruh pemangku kepentingan, sehingga predikat WTP diraih Kaltim selama 10 kali berturut-turut.

“Selamat dan saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Kaltim,” tuturnya.

Pius juga memberikan apresiasi atas prestasi Pemprov Kaltim yang juga berhasil meraih APBD Award 2023 dari Kementerian Dalam Negeri, sebagai peringkat I realisasi penerimaan daerah tertinggi tahun 2022.

“Kita berharap prestasi yang diraih Pemprov Kaltim menjadi penambah semangat dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” pungkasnya. (adv/diskominfokaltim)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img