spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Punya Gangguan Mental, Pria Ngamuk di Cafe Dibebaskan

BONTANG –  Usai menjalani penahanan di Polres Bontang, YA (25) pria yang mengamuk di sebuah cafe di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Senin (02/01/2023) malam tadi dilepaskan.

Perselisihan yang berujung kekerasan ringan antara pelaku dan korban berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian. Ada kesepakatan damai antara keduanya. YA secara sadar meminta maaf kepada korban dan kepolisian atas sikap serta perkataannya yang kasar.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Reskrim, Iptu Bonar Hutapea mengatakan, sebelum dimediasi pelaku terlebih dahulu melaksanakan tes kesehatan.

Kata Iptu Bonar, berdasar hasil diagnosa dokter di RS PKT, YA memiliki gangguan mental yang mengakibatkan emosinya tidak stabil atau tempramen.

“Pelaku tidak terpengaruh minuman keras. Pelaku alami gangguan mental. Karena kondisi itu, pelaku dan korban bersedia damai,” ucap Iptu Bonar saat dihubungi Radarbontang.com.

YA yang merupakan salahsatu mahasiswa universitas ternama di Jakarta, diperbolehkan pulang setelah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Proses damai keduanya disaksikan oleh orang tua pelaku di Mako Polres Bontang. YA bisa kembali melanjutkan studinya. Ia berjanji akan selalu mentaati peraturan serta melaksanakan pengobatan secara rutin.

BACA JUGA :  Peringati HUT Korem 091/ASN, Kodim 0908/Bontang Gelar Donor Darah

“Malam itu kondisi pelaku sedang stres. Ditambah tidak minum obatnya secara rutin jadi kambuh. Korban yang hanya satu orang juga tidak ingin memperpanjang masalah,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial seorang pria mengamuk di sebuah cafe yang berlokasi di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD), Senin (02/01/2023) malam.

Berdasarkan pengamatan media ini dari video yang beredar, pria berbaju hitam itu tampak marah-marah kepada orang-orang di sekitarnya. Bahkan terlihat memukul punggung seorang security yang berada di lokasi.

Di video berikutnya tampak security tersebut kembali menerima pukulan di bagian lengan kiri dan dada kiri. Di video ketiga, pria berbadan tinggi besar itu diduga ditahan di Polres Bontang. Pria itu dalam kondisi kedua tangannya diborgol.

Ia terdengar melontarkan kata-kata kotor kepada petugas yang berada di sekitarnya. Salah seorang sekuriti BSD juga menjadi korban saat ingin melerai perselisihan dengan pemilik cafe tersebut. Namun, saat ingin dilerai justru pemuda itu tidak memiliki niatan baik untuk menyelesaikan masalah.

BACA JUGA :  Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Idulfitri, Polsek Muara Badak Tingkatkan Patroli Prokes

Salah seorang sekuriti yang menjadi korban, Yunus mengatakan, saat ingin melerai justru ia mendapat pukulan di bagian dada dan punggungnya. (al)

16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img