spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Presiden Korea dan Perdana Menteri China Antusias Bahas Investasi di IKN bersama Presiden Jokowi

JAKARTA – Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Presiden Republik Korea, Yoon Suk-Yeol, dan Perdana Menteri China, Li Qiang, antusias membahas investasi di Ibu Kota Negara (IKN) bersama Presiden Joko Widodo.

Kedua pemimpin tersebut secara terpisah diterima oleh Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat.

“Kedua negara juga membahas IKN, baik Presiden Korea maupun PM China. Mereka akan menurunkan tim yang lebih detail lagi. Jadi, baik Korea maupun China sangat berminat sekali,” tutur Bahlil.

Pembicaraan mengenai IKN tidak saja datang dari Presiden Joko Widodo, melainkan muncul dari Presiden Yoon dan PM Li Qiang sendiri.

Karena itulah, Bahlil optimistis atas respons positif dari berbagai negara terhadap investasi di IKN dan menyatakan bahwa Korea dan China telah menargetkan investasi di berbagai bidang di IKN.

Menteri Investasi juga mengungkapkan rencananya untuk mengunjungi IKN dalam beberapa hari ke depan. Dia berharap Presiden Joko Widodo dapat turut serta dalam acara groundbreaking pembangunan hotel, rumah sakit, dan fasilitas umum di IKN.

BACA JUGA :  Kepala OIKN Jadi Tamu Kehormatan Forum Walikota Internasional di Kazakhstan

“Sehingga target kita adalah di Agustus 2024 kita bisa melakukan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di IKN,” katanya.

Selama pertemuan dengan Presiden Republik Korea, Presiden Joko Widodo menyampaikan percepatan pembangunan baterai kendaraan listrik. Sementara itu, Presiden Yoon mengungkapkan keinginan untuk memperhatikan impor bahan baku dan sejumlah barang yang menjadi kendala.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri China Li Qiang, Presiden membahas sejumlah kerja sama, termasuk pengiriman komoditas Indonesia ke China seperti sarang burung walet, perikanan, dan buah-buahan. Mereka juga membicarakan realisasi investasi di berbagai tempat. Presiden dan PM Li Qiang sepakat untuk meneruskan pembahasan ini di tingkat teknis. (ant/MK)

Pewarta : Resinta Sulistiyandari
Editor : Sri Haryati

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img