spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Peningkatan Kompetensi Guru, Hetifah Berikan Penguatan di Samarinda

SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat kapasitas pendidikan di Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, memberikan penguatan kapasitas kepada para kepala sekolah dan guru dalam sebuah diskusi pendidikan bertema “Perdirjen GTK No. 2626 Tahun 2023 Tentang Model Kompetensi Guru”.

Acara ini berlangsung di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, dan dihadiri oleh 100 guru dan kepala sekolah.

Hetifah didampingi oleh Wiwik Setyawati dari Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Wahiduddin, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Samarinda, dan Nengah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

Wiwik Setyawati menjelaskan bahwa Perdirjen GTK No. 2626 Tahun 2023 menekankan empat kompetensi utama yang harus dimiliki oleh guru: pedagogik, profesional, kepribadian, dan jiwa sosial.

“Perdirjen ini hadir untuk mempercepat transformasi model pembelajaran dan memberikan penjelasan tentang kompetensi yang harus dikuasai oleh guru Indonesia. Kami berharap adanya pengembangan kompetensi yang berkelanjutan bagi guru-guru di Kalimantan Timur,” ujar Wiwik.

Muhammad Wahiduddin menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Hetifah dalam memajukan pendidikan di Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, yang tidak hanya berperan dalam transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam mentransformasikan nilai-nilai baik kepada siswa.

BACA JUGA :  Kembali Diterjang Banjir, DPK Kaltim Berharap Perhatian Terhadap Keselamatan Buku dan Fasilitas Perkantoran
Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi pendidikan bertema “Perdirjen GTK No. 2626 Tahun 2023 Tentang Model Kompetensi Guru”. Acara ini berlangsung di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, dan dihadiri oleh 100 guru dan kepala sekolah.

“Guru harus multitalenta dan memiliki semua kompetensi yang diperlukan. Selain itu, kesejahteraan guru juga harus menjadi perhatian,” tegas Wahiduddin.

Hetifah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, menekankan pentingnya dukungan terhadap upaya pengembangan kompetensi guru melalui penyusunan Perdirjen GTK.

“Perdirjen ini memungkinkan kita untuk membuat instrumen pemetaan kompetensi guru yang lebih baik, mendukung terbentuknya kualitas pembelajaran yang menghasilkan murid sesuai dengan output pelajar Pancasila,” jelas Hetifah.

Ia menambahkan bahwa kompetensi guru harus selalu diperbarui, dan Komisi X DPR RI telah membentuk panja terkait sebagai bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan hal ini.

“Kompetensi mengajar guru sangat mutlak diperlukan untuk menghasilkan murid-murid berkualitas yang bisa mengisi kebutuhan tenaga kerja di masa depan,” lanjut Hetifah.

Mengakhiri sambutannya, Hetifah menyatakan bahwa pekerjaan masa depan lebih membutuhkan kemampuan pemecahan masalah dibandingkan penguasaan keilmuan semata.

“Inilah mengapa peningkatan kompetensi guru sebagai hulu dari proses pembelajaran sangat penting,” tutupnya.(*/rls)

Penulis : Hanafi
Editor : Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img