spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Penerapan Prokes di PPU Terus Meningkat

PENAJAM – Penerapan protokol kesehatan (prokes) di Penajam Paser Utara (PPU) diyakini terus meningkat. Kesadaran masyarakat atas penerapan 5 M dalam menghindari Covid-19 sudah jauh membaik.

Pengalaman 2 tahun berjibaku melawan Covid-19 tentu menjadi pengalaman baru. Gaung kehidupan new normal yang terus  disosialisasikan rupanya sudah mulai bisa diterima masyarakat.

Di PPU, dua pekan terakhir pemerintah telah menetapkan status level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kebijakan ini diterapkan selama akhir Ramadan hingga libur Lebaran Idulfitri 2022.

Dalam penerapannya, aktivitas masyarakat di luar ruangan terus  dilonggarkan. Makanya beberapa fasilitas umum yang ada di PPU juga dibuka, tapi dengan beberapa catatan.

“Meski pemerintah telah memberikan libur panjang, 10 hari, namun tetap untuk melakukan  prokes Covid-19,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab PPU, Sodikin, Senin (9/5/2022).

Sodikin yang juga tergabung dalam Tim Satgas Covid-19 PPU ini menambahkan, selama libur Lebaran tim gabungan terus melakukan pemantauan di lapangan. Khususnya di beberapa lokasi yang ramai didatangi masyarakat, salah satunya objek wisata. “Saya melihat langsung di beberapa tempat wisata, sangat padat. Makanya tim berjaga di lapangan untuk mengawasi penerapan prokes,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemkab PPU Koordinasi dengan KLHK Tangani Karhutla

Dari pemantauan itu, Sodikin bisa menyebutkan bahwa kesadaran masyarakat dalam penerapan prokes sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Yang mana sebagian besar masyarakat sudah mulai peduli dalam mengenakan masker dan rajin bersanitasi. “Terutama masker, sebagian besar masyarakat sudah sadar akan kebutuhan itu,” sambung Sodikin.

Hal ini menurutnya, menjadi satu pertanda yang baik ke depan dalam rangka pembentukan kekebalan komunal (herd immunity), di atas 80 persen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sejalan dengan program vaksinasi yang terus digencarkan. “Dengan terbentuknya kekebalan kelompok, maka secara tidak langsung memberikan  perlindungan terhadap yang lain. Makanya prokes tetap diharapkan,” katanya.

Adapun di Kecamatan Babulu PPU kini hanya menyisakan 1 pasien aktif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Sementara di 3 kecamatan lainnya terpantau zero kasus.

Sementara capaian vaksinasi dosis satu 81,74 persen atau 125.341 sasaran. Kemudian dosis dua 72,55 persen atau 111.251 sasaran serta dosis tiga 17,27 persen atau 20.038 sasaran. “Kami masih belum tahu status PPKM yang diterapkan di PPU selanjutnya, masih menunggu. Kita juga akan lakukan rapat evaluasi di satgas,” pungkas Sodikin. (sbk)

BACA JUGA :  Kejari Terima Berkas Tahap II, Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di PPU Segera Diadili
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img