spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Kaltim Ingatkan ASN Pentingnya Jaga Integritas

BALIKPAPAN – Asisten Administrasi Sekda Provinsi Kaltim, Reza Indra Riadi mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Timur mengenai pentingnya menjaga integritas. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim.

Lebih lanjut, Reza memberikan apresiasi kepada Kepala BPSDM Kaltim atas terselenggaranya Rakernis yang cukup meriah tersebut. Rakernis berlangsung selama satu hari penuh, Senin (10/6/2024), di Hotel Novotel, Balikpapan.

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakernis ini mengambil tema “Optimalisasi Pemetaan Kompetensi ASN Dalam Rangka Pengembangan SDM Aparatur Provinsi Kaltim Menuju Indonesia Emas 2045”.

Lebih lanjut Nina mengatakan, Rakernis ini diikuti oleh semua Kepala SKPD/Sekretaris, Kepala UPTD, jajaran BPSDM Kaltim dan para Kepala BKPSDM Kabupaten/Kota se Kaltim.

Adapun, pada Rakernis kali ini dihadirkan beberapa narasumber yang kompeten dari berbagai instansi pemerintah.

Pertama, Kepala UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Prov. Kaltim, Siti Mahmudah Kurniawati. Topik yang diangkat tentang Identifikasi Kompetensi ASN.

BACA JUGA :  Kutim Masih Cari Lokasi Strategis untuk Bandara

Kedua, Kepala Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN, Lembaga Administrasi Negara, Erna Irawati. Materi yang dibawakan tentang Kolaborasi Antar Lembaga Terkait Pengembangan Kompetensi ASN.

Narasumber terakhir, Bere Ali, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, menyampaikan materi tentang Coaching dan Mentoring Pembelajaran Terintegrasi Melalui Kaltim Corpu (Corporate University).

Pada sesi tanya jawab, Abdussamad, selaku Penjamin Mutu BPSDM Kaltim menyampaikan bahwa ASN harus memiliki beberapa kompetensi, yaitu kompetensi manajerial, kompetensi sosio kultural, kompetensi literasi digital, emerging skill dan future skill, jika ada gap antara kompetensi yang diharapkan dengan kenyataan, maka apa yang harus dilakukan.

Jauhar Efendi, Widyaiswwara Ahli Utama BPSDM Kaltim selaku peserta melaporkan bahwa kegiatan Rakernis ini juga dihadiri Prof. Sarosa Hamongpranoto yang juga sebagai Penjamin Mutu BPSDM Kaltim. (*/rls)

Editor : Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img