spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab PPU Berharap Pelabuhan Benuo Taka Jadi Akses Logistik Pembangunan IKN

PENAJAM – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berkeinginan pelabuhan miliknya dijadikan sebagai salah satu akses logistik pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan begitu, pendapatan asli daerah (PAD) sektor retribusi pelabuhan bakal meningkat.

Kini proyek IKN telah dimulai di Kecamatan Sepaku, PPU dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk akses laut, saat ini baru ada 2 pelabuhan swasta di Kecamatan Sepaku yang menjadi jalur pengiriman logistik IKN.

Ini dipilih dari 10 pelabuhan usulan Kantor Kesyahbandaran Otorita Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Balikpapan. Kedua lokasi tersebut adalah Sekapung dan Bentang Panjang Pulau Balang.

Sementara 8 lokasi lainnya diketahui masih dalam proses. Salah satu di antaranya ialah Pelabuhan Benuo Taka diharapkan dapat menjadi lokasi untuk bongkar muat pengiriman logistik dan material pembangunan IKN.

“Kami berupaya agar Pelabuhan Benuo Taka dijadikan pilihan untuk bongkar muat logistik dan material pembangunan IKN Nusantara,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU Ahmad, Kamis (29/9/2022).

Pelabuhan Benuo Taka berlokasi di Kawasan Industri Buluminung (KIB) yang juga milik Pemkab PPU. Pelabuhan pelat merah ini telah didukung infrastruktur jalan yang layak. Sisi darat pelabuhan memiliki luas sekitar 30 hektare, cukup memadai untuk menampung logistik dan material pembangunan IKN.

“Jalan menuju dan masuk pelabuhan sudah bagus, dan pelabuhan cukup luas memadai untuk tempat transit logistik dan material yang didatangkan dari luar daerah,” katanya.

Menurut Ahmad, kapal dengan kapasitas angkut yang besar diperhitungkan akan membuat transportasi barang material kebutuhan pembangunan IKN lebih efisien. Diketahui Buluminung berjarak sekira 30 kilometer  dari Kawasan Induk Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

“Pelabuhan Benuo Taka telah siap, jika pemerintah pusat membutuhkan sarana-prasarana pengiriman logistik dan material untuk pembangunan IKN Indonesia baru. Hal itu juga memberikan keuntungan untuk daerah melalui PAD,” pungkasnya. (sbk)

BACA JUGA

15.9k Pengikut
Mengikuti