spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab Paser Usulkan Paralayang Masuk Daftar Cabor di Porprov Kaltim 2026

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tengah mendorong agar cabang olahraga (Cabor) Paralayang turut dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VIII Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2026 mendatang.

Namun begitu, merujuk pada daftar Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), hanya 14 cabor yang wajib dipertandingkan dalam gelaran Porprov. Sedangkan, cabor Paralayang tidak masuk dalam daftar tersebut.

“Untuk DBON ini menjadi kewajiban yang harus dipertandingkan,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser Muhsin Parlinrungi.

Meski tidak masuk dalam daftar DBON, cabor paralayang tetap berpeluang untuk turut dipertandingkan pada Porprov Kaltim di Kabupaten Paser mendatang. Usulan ini, disebut Muhsin, sudah ditandatangani Bupati Paser, Fahmi Fadli.

Dari usulan itu, pihaknya turut menyampaikan kepada Panitia Besar (PB) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kaltim sebagai penyelenggara ajang olahraga 4 tahunan itu. Penandatangan bahkan sudah diserahkan.

“Apakah nanti pertimbangannya masuk dalam cabor utama yang dimainkan atau masuk dalam eksebisi, itu yang akan kita tunggu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sekolah Dibangun di Long Kali Paser Tapi Tak Difungsikan

Sejauh ini, lanjut Muhsin, belum ada daftar cabor yang telah ditetapkan untuk dipertandingkan pada Porprov Kaltim 2026. Jika hanya 14 cabor yang dipertandingkan, maka menurutnya sangat terbatas.

“Perlu ada cabor lain yang bisa diikutkan. Nanti ada pertemuan melibatkan seluruh panitia besar. Nah, semuanya tergantung kesepakatan bersama dalam rapat,” imbuhnya.

Di lain sisi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus melakukan pengembangan dan penataan di Gunung Embun, Desa Luan, Kecamatan Muara Samu. Rencananya lokasi tersebut disiapkan menjadi venue cabor paralayang.

Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kaltim sebagai induk organisasi cabor paralayang juga telah melakukan uji coba dan latihan di lokasi tersebut. Uji coba yang dilakukan turut melibatkan atlet profesional. Hasil sementara dinyatakan layak untuk dipergunakan.

“Paralayang coba kami usulkan untuk dapat dipertandingkan pada Porprov Kaltim 2026 mendatang. Sampai saat ini belum final cabor mana-mana saja akan dimainkan nantinya,” tegas Muhsin.

Sebagai informasi, 14 cabor yang termasuk dalam DBON yakni, bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, senam artistik, dan pencak silat. (bs)

BACA JUGA :  Pemkab dan DPRD Paser Godok 9 Raperda di 2024

Pewarta : Bhakti Sihombing

Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img