spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemerataan Pembangunan Jaringan Telekomunikasi Dinilai Penting, Sakirman: Internet Saat Ini Kebutuhan Pokok Masyarakat

TANJUNG REDEB – Pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) program Bakti Kementerian Kominfo di Berau telah terealisasi 17 buah dari 43 usulan. Namun masih ada 1 yang berstatus proses, yakni di Kampung Long Suluy, Kecamatan Kelay.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman berharap seluruh pembangunan BTS di Bumi Batiwakkal berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Apalagi dengan adanya kasus korupsi BTS, semoga tidak berdampak kepada pemenuhan fasilitas telekomunikasi di Berau,” katanya, Rabu (21/6/2023).

Berdasarkan informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pembangunan satu tower BTS program Bakti Kementerian Kominfo di Kampung Long Suluy sedikit terkendala akibat sulitnya jalur pengiriman peralatan yang ditempuh.

“Tetapi Kominfo Berau sudah menyiapkan solusi mengenai jalur pengiriman peralatan, tinggal bagaiman pihak Kementerian menindaklanjutinya,” tuturnya.

Sakirman mengapresiasi upaya Kominfo Berau untuk memenuhi fasilitas telekomunikasi hingga ke perkampungan terjauh. Meskipun, yang diprioritaskan adalah wilayah ibu kota kecamatan.

“Untuk di wilayah ibu kota Kecamatan Kelay, sudah terdapat jaringan telekomunikasi. Walaupun ada beberapa kampung di sana yang belum merasakan fasilitas tersebut. Saya harap ada tindaklanjutnya mengenai pemenuhan kebutuhan itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Inflasi Berau Tertinggi di Kaltim, Dedy Okto: OPD Terkait Harus Cari Solusi

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa pihaknya di DPRD siap mensupport dari sisi anggaran.

“Tetapi pada saat pembahasan, kami minta kepada OPD terkait untuk memaparkan data-data kampung mana saja yang sudah dapat menjangkau internet, karena itu perlu untuk mengetahui wilayah mana yang belum terakomodir dan kita juga dapat mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan,” jelasnya.

Mengenai radius BTS di Kelay, dibeberkan Sakirman memang belum dapat menjangkau hingga ke beberapa wilayah perkampungan yang ada. “Karena memang tower BTS itu saat ini baru dapat diakses di kantor kecamatan, sekolah dan kawasan sekitarnya,” paparnya.

Menurutnya, jika pembangunan tower BTS dapat merata hingga ke seluruh kampung, maka program 1000 titik WiFi gratis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan dapat lebih mudah dijalankan.

“Jika di suatu kampung sudah terdapat jaringan telekomunikasi, saya kira pemasangan WiFi gratis dapat dilakukan, berbeda jika tidak ada jaringan sama sekali, itu harus ada solusi dan pemikiran lebih jauh lagi,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Darlena: Pemerintah Harus Tegas Tindak Aktivitas Illegal Fishing

Sakirman berharap ke depan seluruh kampung yang ada di Kelay maupun kecamatan lainnya dapat dipasang tower BTS, terlebih saat ini internet sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Jaringan internet juga dapat mempermudah aparatur kampung maupun kecamatan untuk memaksimalkan pelayanan ke masyarakat, saya harap perluasan jangkauan internet di Berau dapat merata ke depannya,” pungkasnya. (adv/dez)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img