spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Panggilan Iseng ke Call Center 112 Langsung Diblokir

BONTANG – Baru saja diluncurkan, layanan panggilan pusat kedaruratan (emergency call center) 112 Bontang diwarnai telepon iseng dari orang tak bertanggung jawab. Dalam sehari, panggilan iseng terjadi berulang kali.

Fakta ini dibenarkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, Dasuki. Menurut Dasuki, kejadian seperti itu tidak bisa terelakkan. Sebab dimungkinkan sebagian masyarakat masih penasaran mencoba layanan baru ini. Dari jenis panggilan iseng yang masuk, sambung Dasuki, ada yang bersifat prank atau lelucon, dan ada pula yang bersifat nihil informasi atau ghost.

“Seperti siang tadi, kami menerima lima telepon prank dan ghost. Ada yang ketika menelepon diam saja atau ketawa-ketawa, ada yang ditanya tidak menjawab, ada juga terindikasi memberikan laporan palsu. Sebab saat kami tanya, jawabannya tidak meyakinkan. Secara psikologi sudah terbaca kalau itu hanya iseng,” bebernya, Kamis (26/8/2021).

Apabila ada kejadian seperti itu, kata Dasuki, langkah yang dilakukan operator adalah memblokir nomor panggilan tersebut selama 1×24 jam. Harapannya, si penelepon tidak mengulangi perbuatannya. Dasuki meminta masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan masyarakat tersebut. “Ke depan edukasi kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi,” sebutnya.

Call Center 112 aktif selama 24 jam dan gratis. Layanan ini menyatukan seluruh panggilan kedaruratan lain yang ada di berbagai instansi. Dengan sistem terintegrasi, setiap pelaporan yang masuk ke 112, akan diteruskan ke instansi atau lembaga yang bersangkutan. Tercatat, ada 13 instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini terkoneksi dengan Call Center 112. Mulai dari TNI, Polri, petugas medis, rumah sakit, PLN, pemadam kebakaran, dan beberapa OPD Pemkot. (bms/adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img