spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Musrenbang Perdana di Kecamatan Segah, Bupati Dapati 326 Usulan

TANJUNG REDEB – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Berau tahun anggaran 2024 berlangsung perdana di Kecamatan Segah, Rabu (22/2/2023).

Dalam Musrenbang tersebut, Camat Segah Noor Alam memaparkan sejumlah kebutuhan prioritas yang telah diusulkan untuk pembangunan tahun 2024.

Dia mengatakan, usulan yang disampaikan itu merupakan prioritas yang perlu direalisasikan. Seperti ketersediaan air bersih, fasilitas kesehatan, infrastruktur jalan hingga sarana dan prasarana penunjang pendidikan.

“Dari beberapa usulan yang disampaikan, ada yang sifatnya mendesak dan berpengaruh kepada masyarakat banyak,” ungkapnya di depan sejumlah awak media.

Noor Alam juga mengharapkan adanya perbaikan jalan dan jembatan yang ada di beberapa kampung di Kecamatan Segah. Pasalnya, hal tersebut dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

“Karena saat ini ada beberapa kampung yang kondisi akses jalannya memprihatinkan. Saya harap ada tindaklanjutnya mengenai hal ini,” tuturnya.

Perlu diketahui, dalam Musrenbang di Kecamatan Segah itu ada total 326 usulan yang disampaikan masing-masing Kepala Kampung. Diantaranya 4 usulan dari Kampung Long La’ai, 6 usulan Punan Segah, 23 usulan Long Ayap, 48 usulan Long Ayan dan 74 usulan Punan Malinau.

BACA JUGA :  Jual Beras SPHP di Atas HET, Bulog Tak Segan Tarik Izin Jual

Lalu, Punan Mahkam 9 usulan, Gunung Sari 46 usulan, Pandan Sari 42 usulan, Bukit Makmur 33 usulan, Harapan Jaya 17 usulan, Tepian Buah 8 usulan, Batu Rajang 5 usulan dan Siduung Indah 9 usulan.

Dengan banyaknya usulan yang disampaikan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih menuturkan, ada usulan yang akan dijadikan prioritas dan akan direalisasikan lain waktu, karena mengingat anggaran yang terbatas. “Setiap aspirasi dan masukan keinginan berkembang akan kita akomodir,” ujarnya.

Nakhoda perempuan pertama di Bumi Batiwakkal itu membeberkan, usulan yang direalisasikan adalah berskala prioritas. Jadi, usulan yang disampaikan para Kepala Kampung tidak dapat dipenuhi secara keseluruhan.

“Tetapi kami tetap memprioritaskan hal yang sifatnya sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga di tahun depan, apa yang diharapkan masyarakat dapat kita realisasikan,” tandasnya. (dez)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img