spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Macet di Jembatan Kartanegara, Sebagian Masyarakat Pilih Gunakan Kapal Feri Penyeberangan

TENGGARONG – Kemacetan panjang terjadi di arah menuju Jembatan Kartanegara, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dikarenakan proses pengaspalan ulang jalan yang sedang berlangsung. Hingga membuat masyarakat memilih menggunakan jalur alternatif, dengan menggunakan kapal feri penyeberangan.

Memang, pemkab memilih untuk memberlakukan buka tutup jalan di Jembatan Kartanegara. Selama sepekan kedepan sejak 11-17 Desember 2023, sejak pukul 10.00-14.00 WITA. Sehingga masyarakat harus bersabar untuk saling bergantian untuk melalui jembatan.

Tentu hal ini membuat banyak masyarakat memilih menyeberang dengan menggunakan kapal feri. Terpantau kendaraan yang menyeberang menggunakan lebih ramai dari biasanya. Para pengendara lebih memilih menggunakan alternatif kendaraan demi menghindari kemacetan di area jembatan.

Ade, salah satu pengemudi kendaraan air yang biasa beroperasi di area Mangkurawang ke Loa Raya, mengatakan jumlah kendaraan roda dua yang menaiki kapal untuk menyeberangi Sungai Mahakam memang sedikit mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya.

“Iya ada sih peningkatan, tapi kalau sampai hari ini belum terlalu signifikan, cuman memang ini yang banyak meningkat dari arah Loa Raya ke Mangkurawang,” katanya.

BACA JUGA :  Pembuluh Darah Pecah, Wakar Alat Berat Meninggal di Lokasi Tambang Sangasanga

Sementara itu, Sobirin salah satu pengendara sepeda motor yang hendak menuju Kota Samarinda mengatakan, jika memilih menggunakan kapal feri penyeberangan lantaran menerima informasi bahwa jalan-jalan di area jembatan mengalami kemacetan panjang. Sehingga ia memilih menggunakan kapal untuk menyeberangi Sungai Mahakam.

“Infonya macet banget di Tenggarong Seberang, jadi saya naik kapal feri saja,” terangnya.

Meski harus berputar dengan jarak tempuh lebih jauh, Sobirin merasa waktu yang dibutuhkan akan lebih singkat ketimbang menyeberang jembatan.  “Gak masalah lah agak mutar, saya menghindari macet karena memang ada urusan di Samarinda,” pungkasnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img