spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lahirkan Program Berbasis Usaha, Karutan: Agar WBP Mandiri dan Kreatif

TANJUNG REDEB – Rutan Kelas II Tanjung Redeb membuka jasa laundry untuk kegiatan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Inovasi yang dilakukan itu untuk melahirkan WBP yang mandiri dan kreatif.

Kepala Rutan Tanjung Redeb, Puang Dirham menerangkan, program yang berbasis usaha itu dikelola koperasi Rutan yang mendapat juara I tingkat kabupaten.

“Yang didapatkan WBP dari program ini  bukan hanya uang dari keuntungan usaha laundry yang dibuka Rutan Berau. Tetapi juga keahlian,” ungkapnya, Kamis (22/9/2022).

Selain menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi WBP, keuntungan yang didapat dari usaha laundry tersebut akan masuk kedalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PBBP), sehingga ada kontribusi untuk negara.

“Jadi, masyarakat yang menggunakan jasa laundry Rutan ini bukan hanya membantu WBP saja. Tetapi, juga berkontribusi terhadap pendapatan negara,” jelasnya.

Tak hanya laundry, para WBP juga difasilitasi work shop untuk berkreasi dan menciptakan produk yang bernilai jual. Dijelaskan Puang, para WBP dilatih untuk mengubah barang bekas menjadi barang bernilai jual.

“Seperti alat pembakaran yang dibuat dari drum bekas. Kemarin digunakan di pesta bakar ikan rakyat atau Irau Manutung Jukut,” bebernya.

Kendati demikian, tujuan dari program tersebut adalah untuk memberikan bekal ilmu kreatif kepada WBP selama menjalani masa tahanannya di Rutan.

“Semoga para binaan ini nantinya dapat membuka usaha dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ketika keluar nanti,” pungkasnya. (Dez)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Laga Arema vs Persebaya Rusuh, 127 Suporter-Polisi Tewas di Stadion Kanjuruhan

0
MALANG - Sebanyak 127 orang terdiri dari suporter Arema dan anggota polisi menjadi korban tewas dalam kerusuhan Kanjuruhan Malang, Minggu (2/10/2022). Kerusuhan tersebut terjadi...

Viral Tak Hafal Pancasila, Anang Mundur dari Jabatan Ketua DPRD Lumajang

0
SURABAYA - Ketua DPRD Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin mendadak mundur dari jabatan usai videonya viral karena tak hafal teks Pancasila saat menemui massa Himpunan...