spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Korban Longsor di Karang Anyar Harap Dapat Bantuan Sewa Rumah

BALIKPAPAN – Warga yang rumahnya terbawa longsor di Karang Anyar, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat dan berharap mendapatkan bantuan sewa rumah dari Pemkot Balikpapan.

Sebelumnya pada Minggu (23/7) siang, tanah di lereng bukit Karang Anyar, dimana puluhan rumah warga RT 61 dan RT 62 berdiri, bergerak dan bergeser mengakibatkan 19 rumah rusak berat dan 72 warga kehilangan tempat tinggal.

Lereng bukit Karang Anyar sendiri merupakan kawasan padat penduduk di utara atau berseberangan dengan bengkel kilang Pertamina.

Di lokasi, warga juga masih mengevakuasi barang-barang berharga. Sebagian juga membongkar dan memilah bahan bangunan yang masih bisa diselamatkan.

”Mungkin nanti lokasinya dibersihkan dulu, baru kemudian dibangun ulang di atasnya. Untuk membangun ulang ini kami mohon bantuan, terutama bantuan teknis, seperti apa membangun bangunan yang kuat di tanah lereng seperti ini,” kata Ketua RT 61 Abdul Gani Jamal.

”Syukur-syukur juga kalau ada bantuan materialnya,” ujar Abdul Gani.

Satu warga yang juga rumahnya terdampak longsor, Muhammad Said, mengatakan, tanah di kawasan RT 61 dan 62 itu mulai bergeser sejak 2018 lalu. Kemudian akhirnya terjadi longsor parah saat ini.

“Tanah bergeser sedikit-sedikit dan akhirnya ini yang paling parah,” ujarnya. Karena sedikit-sedikit itulah warga tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Kejadian hari Minggu (23/7) pun sebenarnya sudah mulai terasa pada Rabu (19/7).

Menurut Ketua RT 61, kejadian pergeseran tanah itu sudah pernah juga dilaporkan kepada Pemkot Balikpapan, namun karena terlihat tidak terlalu signifikan, maka belum ada tindakan apa-apa. (Ant/MK)

Pewarta : Novi Abdi

Editor : Risbiani Fardaniah

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img