spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kondisi Penyelenggaraan Event di Masa Pandemi ke Endemi

Pandemi Covid-19 selama beberapa tahun silam sangat berdampak dan begitu terasa di berbagai sektor, tak terkecuali sektor industri hiburan dan kreatif. Berbagai kegiatan yang sudah direncanakan akhirnya harus dibatalkan. Terhitung sebanyak 69 acara musik dan 5 acara besar dunia harus ditunda dan dibatalkan, dengan alasan demi mencegah penularan virus Covid-19.

Sejumlah jenis event yang tertunda akibat pandemi Covid-19 berdasarkan jenis penyelenggaraannya yaitu pertandingan olahraga, pergelaran atau pementasan seni, festival, topik wicara (seminar dan talk show), pameran, dan pesta pribadi. Para penyelenggara event pun harus memutar otak dengan memunculkan berbagai kebijakan dengan prosedur yang tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dengan kondisi tersebut, mau tidak mau penyelenggaraan event harus menyesuaikan diri seperti event yang dilaksanakan secara daring dan luring maupun hybrid. Lalu kapasitas penonton atau pengunjung yang tidak 100%, hingga memastikan fasilitas penunjang protokol kesehatan, seperti tetap memakai masker, mendownload aplikasi Peduli Lindungi, dan wajib sudah mendapat vaksin.

Untuk diketahui, jenis event dapat dibagi menjadi tiga sesuai ukuran, yakni pertama, mega event adalah event yang sangat besar dan memberi dampak ekonomi yang besar kepada masyarakat bahkan negara penyelenggara serta diinformasikan atau diliput oleh media. Kedua, hallmark event adalah event yang identik dengan karakter suatu wilayah atau daerah di suatu tempat. Ketiga, major event adalah event dengan ukuran yang mampu menarik media dan pengunjung dalam kurun waktu tertentu serta memberikan dampak ekonomi yang meningkat secara signifikan.

BACA JUGA :  Bakti Sosial Ajarkan Anak untuk Peduli Empati dan Memupuk Rasa Kasih Sayang

Kini melihat perkembangan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah jauh membaik, maka pemerintah memutuskan melonggarkan sejumlah aktivitas masyarakat dan bersiap untuk masa transisi dari pandemi ke endemi. Pemerintah telah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan dengan skala besar seperti pesta, resepsi pernikahan, festival, hingga konser musik guna mempercepat pemulihan ekonomi dan mewadahi kreativitas serta produktivitas masyarakat.

Perlahan mulai bangkit setelah dilanda pandemi, event-event mulai digelar secara offline. Hal ini merupakan kabar baik untuk penyelenggaraan event yang sudah dapat kembali digelar melihat perkembangan kondisi pandemi yang semakin membaik, khususnya sektor musik dan sektor pertunjukan. Musisi dunia maupun Indonesia mulai mengumumkan konser dan tur mereka untuk pertama kali dalam dua tahun terkahir ini untuk mengobati kerinduan para penggemarnya.

Antusiasme masyarakat yang tinggi, terutama generasi Z rela mengeluarkan uang dan berbondong-bondong memburu tiket. Sejumlah konser musik di Indonesia bahkan di Kota Samarinda ludes terjual dalam hitungan jam seperti konser musik grup K-pop, artis mancanegara, hingga artis ternama ibukota.

BACA JUGA :  Kasihan Beban Bupati Hamdam

Terdapat pedoman penyelenggaraan kegiatan yang dikeluarkan dari keputusan menteri kesehatan terkait pre-event, on event, dan pasca event. Pre Event meliputi koordinasi dengan pihak terkait,komunikasi publik, rute manajemen, sistem registrasi dan ticketing disarankan berbasis online, pemilihan lokasi acara, kapasitas daya tampung, tata letak (panggung, tempat duduk, ataupun tenant), sterilisasi venue, fasilitas kesehatan, prosedur kerja, dan prosedur geladi resik.

On event meliputi akses masuk, sistem antrean menggunakan jarak atau barikade, prosedur kerja, prosedur area persiapan (backstage), prosedur pertunjukan, pengelolaan pengunjung, prosedur area, dan prosedur darurat (emergency). Sementara Post Event meliputi akses keluar, prosedur keluar tempat acara, prosedur pembongkaran, sterilisasi venue, dan pemantauan kondisi kesehatan seluruh anggota. (*)

*) Penulis: Fadilla Azzahra

Mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Universitas Mulawarman, Samarinda

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img